Seorang remaja menyerahkan diri ke polisi lantaran terlibat tawuran pelajar di Jalan Raya Puspiptek, Serpong, hingga mengakibatkan korban AF alias Ojan luka bacok dan meninggal dunia menyerahkan.
Kapolres Tanggerang Selatan AKBP Ferdy Irawan mengatakan, sebelumnya seorang remaja itu melarikan diri dan sempat bersembunyi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Namun dengan bantuan orang tuanya, tersangka menyerahkan diri.
“Tersangka melarikan ke daerah Tasikmalaya sampai akhirnya dia diamankan oleh keluarganya di Lido, Kabupaten Sukabumi, kita sudah mengikuti pelarian dari anak ini, atas pendekatan kepada orang tua, tersangka diantar oleh orang tuanya menyerahkan diri ke Polres Tangsel,” ujar AKBP Ferdy di Polres Tangsel, saat menggelar pres rilis, Senin (13/8/2018) di Mako Polres Tangsel.
Ferdy menjelaskan, saat tawuran terjadi, tersangka melemparkan parang miliknya dengan mengarahkan parang yang dibawa ke arah AF. Parang tersebut mengenai pipi AF dan menembus sampai batang lehernya hingga meninggal dunia setelah satu minggu menjalani serangkaian operasi.
“Korban meninggal dunia setelah melakukan 3 kali operasi. Terhadap tersangka, kita sangkakan pasal pembunuhan berencana, pembunuhan, penganiyaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ancaman maksimal adalah seumur hidup,” ujar Ferdy.
Adapun barang bukti yang diamankan oleh petugas diantaranya, barang bukti berupa parang yang dipakai oleh tersangka dan patahan parang yang menancap di pipi korban dan beberapa barang bukti lain, seperti pakaian korban.
Dalam tawuran lalu, sebanyak 16 remaja dari sekolah berbeda teridentifikasi terlibat tawuran. Sebelum tawuran, mereka sudah janjian di medsos dan masing-masing pihak mempersiapkan diri.(Ban)

