Sukseskan Pilkada Banten Gabungan TNI – Polri Turunkan 4500 Personil

By
3 Min Read

Demi mensukeskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang diikuti oleh empat kabupaten/kota yang berada di Banten yakni Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Cilegon dan Pandeglang. TNI – Polri menurunkan tim gabungan sebanyak 4500 personil.

Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar mengatakan, Kepolisian Daerah (Polda) Banten menyiapkan sebanyak 3500 personil untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Banten tahun 2020.

Hal itu disampaikan Kapolda Irjen Pol Fiandar usai Apel kesiapsiagaan pengamanan Pilkada Serentak 2020 di Alun-alun Barat Kota Serang, Rabu 25 November 2020.

“Untuk pengamanan Pilkada Serentak ini, dari Polda Banten sudah menyiapkan setengah dari kekuatan Polda Banten sebanyak 3500 personel dikerahkan ke TPS hinggai perhitungan suara,” kata Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar usai Apel kesiapsiagaan pengamanan Pilkada Serentak 2020 di Alun-alun Barat Kota Serang, Rabu (25/11).

Fiandar mengungkapkan, Pilkada tahun ini, berbeda dengan sebelumnya, karena bertepatan di masa pandemi Covid-19. Sehingga, ia mengimbau seluruh pihak tetap menerapkan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan.

“Untuk itu saya mengajak kepada tokoh agama, tokoh masyarakat dan para calon kepala daerah agar bersama-sama kita menjaga kamtibmas, agar tahapan pilkada serentak ini bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Hadir dalam apel itu, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Wagub Banten Andika Hazrumy dan Wali Kota Serang Syafrudin.

“Apel Kesiapsiagaan ini merupakan bentuk sinergitas TNI, Polri dan Pemerintah Daerah dalam menghadapi Pilkada Serentak di tahun 2020 ini,” katanya.

Dikesempatan yang sama, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan, sesuai dengan Undang-undang mensuseskan Pilkada serentak di Banten, pihaknya memberikan bantuan 1000 personil.

“Untuk TNI khusunya di wilayah Banten, kita akan menurunkan 1000 personil TNI sebagai bantuan kepada Pemda untuk melaksanakan Pilkada,” kata Nuhroho.

Pihaknya akan mengambil tindakan tegas membubarkan kerumunan massa yang berpotensi menjadi transmisi penularan virus Covid-19.

Nugroho menegaskan bila massa sudah diperingatkan tapi tidak diindahkan, maka TNI akan turun tangan membantu Polisi dan Satpol PP membubarkan massa.

“Kalau kita semua bisa menjaga protokol kesehatan tentu akan mengurangi perkembangan Covid-19 di Banten. Kalau misalkan sudah diingatkan tidak mau mengikuti ya nanti polisi Satpol PP akan mengambil tindakan dan diback-up oleh TNI kita bubarkan karena itu sudah melanggar protokol kesehatan,” tegasnya. (Smn)

Share This Article