Dua Petugas Protokol Gadungan Disergap Polisi Bandara

By
2 Min Read

Dua orang laki-laki yang mengaku sebagai protokol alias protokol gadungan di Bandara Soekarno-Hatta terpaksa berurusan dengan polisi. Kedua orang tersebut masing-masing berinisial PJS (49) dan FO (45).

Berdasarkan informasi yang didapatkan tangerangonline.id, kedua orang tersebut diamankan oleh polisi saat beraksi di Terminal 1C ketika menawarkan jasanya dan mengaku sebagai protokol yang sering mengirim barang tanpa penumpang tujuan Ambon menggunakan pesawat Lion Air dan Batik Air. “Kedua orang tersebut merupakan TO (Target Operasi) dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta dikarenakan sering mengirimkan barang tanpa penumpang tujuan Ambon dengan modus mengaku sebagai protokol dari Ambon yg menawarkan jasa kepada pengguna jasa tujuan Ambon apabila ada bagasi yang over atau kapasitasnya berlebih,” kata Kasubag Humas Polres Bandara Soetta AKP Sutrisna kepada tangerangonline.id, Rabu (22/6/2016).

Menurut Sutrisna, kedua orang tersebut dikenal oleh petugas Aviation Security (Avsec) Terminal 1 Bandara Soetta dan juga petugas counter check in sebagai protokol dari Ambon.

“Kedua orang ini dikenal petugas Avsec dan petugas check in, dan dalam melaksanakan aksinya mereka sudah dihubungin oleh tamu apabila ada barang yang over,” ungkapnya.

Ketika memasuki area check in counter kedua orang tersebut diduga memberikan sejumlah uang kepada petugas Avsec yang berjaga di pintu masuk Terminal.

“Selanjutnya mereka meminta tolong kepada penumpang lain yang tidak membawa bagasi untuk menitipkan barang tersebut agar memasukan kelebihan bagasi milik orang lain mengatasnamakan pimmpinan TNI atau Polri, setelah selesai memberikan bagasi masuk, juga memberikan sejumlah uang kepada petugas check in counter,” bebernya.

Dalam aksinya kedua orang tersebut mematok barang bagasi yang over kepada calon penumpang sebesar Rp 15 ribu per kilogram. 

“Untuk melancarkan aksinya, mereka juga dibantu oleh petugas porter di Terminal 1 untuk meloloskan barang bagasi over tersebut,” terangnya.

Selanjutnya kedua orang tersebut diamankan di Polsubsektor Terminal 1 Bandara Soetta guna pemeriksaan. Setelah selesai dilakukan pemeriksaan, mereka diperbolehkan pulang setelah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali aksinya. (Rmt)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *