Penumpukan penumpang kembali terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Jumat (1/12). Hal ini disebabkan sejumlah penerbangan maskapai Garuda Indonesia ke berbagai tujuan mengalami keterlambatan (delay).
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Vice Presiden Corporate Secretary Garuda Indonesia, Hengki Heriandono. Penumpukan menumpuk di Terminal 3 Domestik Bandara Soetta.
“Beberapa tujuan karena faktor cuaca seperti Silangit dan beberapa destinasi lainnya. Sehingga terjadi delay berkepanjangan bahkan dibatalkan karena belum ada tanda – tanda membaik sampai jam 14.00 WIB” ujar Hengki kepada kepada wartawan, Jumat (1/12/2017).
Ia menjelaskan, peristiwa ini juga terjadi karena rotasi pesawat dan crew. Akibat proses buka tutup karena Gunung Agung sehingga dilakukan rotasi.
“Penggantian pesawat karena adanya overbook. Beberapa pesawat untuk menampung stranded passenger itu alasan utama yang terjadi,” ujarnya.
Hengki menyebutkan, untuk penumpang yang penerbangannya mengalami keterlambatan maupun pembatalan diberikan kompensasi sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 89 tahun 2015.
“Kepada penumpang diberikan informasi, Service on Ground dan Kompensasi sesuai PM89,” kata Hengki. (Rmt)

