Rumput Sintetis Taman Elektrik Jadi Pilihan Masyarakat Istirahat Saat Festival Budaya Nusantara

By
2 Min Read

Taman tematik yang terletak persis di depan panggung utama Festival Budaya Nusantara 2 Kota Tangerang, menjadi pilihan warga untuk beristirahat sambil menyaksikan sajian yang ditampilkan pada pagelaran yang rutin digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tahunan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tidak sedikit dari ratusan warga yang mengunjungi festival tersebut terlihat bersandar sambil tidur – tiduran dirumput taman tersebut.

Risma Aulia salah seorang warga Kecamatan Periuk, Kota Tangerang mengaku nyaman dengan penataan taman yang dilengkapi dengan rumput sintetis dan berbagai ornamen.

“Enak disini bisa buat duduk duduk santai rumputnya juga bersih banget ngga gatel,” kata Risma yang pada saat itu ditemani 7 orang temannya.

Risma berharap, kedepan setiap taman yang ada di Kota Tangerang dapat dilengkapi dengan fasilitas seperti taman tematik yang terletak persis disamping pusat pemerintahan kota tangerang.

“Pinginnya sih semua taman dilengkapi dengan rumput kayak gini, udah bagus warna warni nyaman pula,” tuturnya

Sementara itu, Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota, Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Tihar Sopian mengaku akan mempertimbangkan usulan dari warga tersebut, pasalnya saat ini pihaknya tengah fokus menambah jumlah taman-taman sehingga dapat dijadikan pusat kegiatan masyarakat.

“Usulan tersebut sangat baik, akan kami pertimbangkan,” kata Tihar

Ia membenarkan, saat ini untuk taman yang dilengkapi dengan rumput sintetis hanya baru ada taman yang berada di samping masjid raya Al-Alzhom.

“Silahkan pakai fasilitas mau tidur – tiduran juga boleh, namun tetap harus dijaga kebersihannya yaitu dengan tidak menggunakan alas kaki kecuali kaos kaki saat menginjaknya,agar lebih nyaman dan terjaga kebersihannya,” pintanya

Disamping itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk turut menjaga dan mengawasi taman sehingga fasilitas tersebut dapat terus dinikmati oleh masyarakat lainnya.

“Gratis kok, namun warga juga dihimbau untuk berperan serta dengan tidak membawa makanan atau minuman ke area rumput sintetis, apalagi merokok kalau warga ada yang melihat hal itu warga juga harus ikut aktif menegur,” imbaunya. (Amd)

Share This Article