Aksi Mahasiswa yang terhimpun dalam Aliansi Geger Banten menggelar demonstrasi didepan Kampus UIN SMH Banten untuk menolak pengesahan Omnibus law RUU Cipta Kerja itu berujung ricuh.
Aksi penolakan UU Omnibus law tersebut sempat diwarnai lempar batu oleh mahasiswa saat dibubarkan oleh kepolisian. Karo Ops Polda Banten Kombes Aminudin Roemtaat terluka di bagian kepala karena lemparan batu.
Berdasarkan pantauan dilokasi, kericuhan mulai terjadi pukul 18.45 WIB, polisi terpaksa menembakan air mata lantaran mahasiswa menolak untuk dibubarkan.
“Kena batu, ini,” kata Roemtaat sambil menunjuk keningnya di lokasi kejadian, Selasa (6/10).
Menurutnya, batu yang dilemparkan berasal dari dalam kampus UIN.
“Tadi mengamankan pihak pelaku, jangan sampai dipukul malah saya dilempar,” katanya.
Saat ini, mahasiswa masih bertahan di dalam kampus UIN SMH. Mereka masih bertahan di dalam. Jalan arteri Jenderal Sudirman masih ditutup oleh pihak kepolisian. (Smn)

