Home Berita UPK DAPM Rajeg Mampu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

UPK DAPM Rajeg Mampu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

0

Unit Pengelolaan Kegiatan (UPK) Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang,  mampu meningkatkan ekonomi masyarakat miskin dan dapat mendampingi masyarakat dalam menggali kreatifitas dan potensi wira usaha (menciptakan usaha baru). Ini bagian upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Anggota simpan pinjam perempuan (SPP) UPK DAPM Kecamatan Rajeg, Bunyanah (50) warga Kampung Sarakan RT 04/05 Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, mengungkapkan, UPK DAPM yang sudah lama berdiri keberadaannya sangat membantu masyarakat. Selain itu, kata dia,  dengan adanya UPK bisa membantu modal usaha masyarakat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui simpan pinjam.

“UPK DAPM sudah lama berdiri ini sanget membantu masyarakat dalam modal usaha melalui simpan pinjem, bahkan sudah banyak yang berhasil salah satunya saya mas,” ungkap Bunyanah yang sudah jadi nasabah selama 16 tahun, Rabu (24/2/2021).

Kemudian adanya isu UPK mau dibubarkan, Bunyanah mengatakan, kalau sampai UPK dibubarkan ini berdampak sekali pada masyarakat dengan berkurangnya modal usaha dan penghasilan.

“Ya sangat berdampak buat masyarakat, dan UPK sanget di butuhkan masyarakat. Saya berharap jangan sampai UPK di bubarkan,” ujarnya.

Terpisah, tokoh masyarakat rajeg Madyamin mengatakan, selama ini UPK DAPM Rajeg sangat serius mengangkat harkat dan martabat masyarakat miskin di perdesaan, beberapa diantaranya sudah terangkat ke level sejahtera, bahkan dalam penanganan bedah rumah pun meningkat setiap tahunnya.

“Saya kira UPK DAPM Rajeg harus terus dilanjutkan karena dampaknya luar biasa bagi peningkatan ekonomi sosial masyarakat,” ucapnya.

Menurut Madyamin, pemerintah jangan gegabah membubarkan UPK, kalaupun harus bubar maka UPK harus bertransformasi dalam skema yang lebih tajam, lebih luas dan lebih berkeadilan untuk masyarakat miskin desa.

“UPK harus lebih luas berkeadilan untuk masyarakat miskin perdesaan yang lebih sejahtera dalam meningkatkan modal usaha, bedah rumah, dan sosial lainnya,” pesannya.(Sam)