Buku Melipatgandakan Omzet dengan Pasukan Affiliate Resmi Diluncurkan, Yosef Abas Tawarkan Sistem

By
6 Min Read
Launching buku Melipatgandakan Omzet dengan Pasukan Affiliate karya Yosef Abas di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis, 4 Juni 2026. Foto: tangerangonline.id

Affiliate marketing memang sedang naik daun di Indonesia. Banyak brand berlomba merekrut ribuan affiliator, berharap omzet melonjak.

Namun, realitasnya tidak sesederhana itu. Tanpa sistem yang jelas, pasukan affiliate sering kali hanya menjadi angka di atas kertas, dan omzet penjualan kerap tetap stagnan.

Berangkat dari kegelisahan tersebut, Yosef Abas, mentor affiliate marketing yang juga Founder & CEO RKP Manajemen salah satu MCN terbesar di Indonesia, meluncurkan buku berjudul ‘Melipatgandakan Omzet dengan Pasukan Affiliate.’

Buku setebal 264 halaman ini hadir sebagai panduan praktis bagi brand owner, seller, pelaku UMKM, dan tim e-commerce yang ingin membangun program affiliate secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Affiliate Bukan Sekadar Rekrutmen Massal

Dalam beberapa tahun terakhir, affiliate menjadi kanal yang semakin diperebutkan oleh seller dan brand.

Kanal ini hadir berdampingan dengan toko online, iklan digital, live commerce, dan konten video pendek sebagai bagian dari strategi penjualan digital.

Namun, Yosef menilai tantangan terbesar justru muncul setelah affiliate berhasil direkrut.

Banyak brand masih berfokus pada jumlah affiliator, tetapi belum menyiapkan sistem agar mereka dapat bekerja secara aktif dan konsisten.

“Masalah banyak brand bukan kurang affiliate, tetapi kurang sistem untuk membuat affiliate bergerak. Ribuan affiliator tidak akan berarti banyak jika tidak ada onboarding, arahan konten, komunikasi, dan insentif yang jelas,” ujar Yosef kepada wartawan di BSD City, Tangerang Selatan, Rabu (4/6/2026).

Menurut Yosef, beberapa elemen penting yang kerap terlewat antara lain proses onboarding, materi promosi, product knowledge, angle konten, alur komunikasi, sistem komisi, serta keberadaan tim atau orang khusus yang mengelola hubungan dengan affiliator.

Pola tersebut kerap terlihat pada momentum besar seperti Ramadan, Harbolnas, atau peluncuran produk baru. Brand dapat merekrut affiliator dalam jumlah besar untuk mendorong campaign.

Namun, ketika stok tidak terjaga, komisi kurang kompetitif, materi promosi tidak tersedia, atau komunikasi dengan affiliator tidak berjalan, performa program affiliate akan sulit dipertahankan.

Memperkenalkan Total Affiliate Activation Blueprint

Melalui Total Affiliate Activation Blueprint, Yosef merangkum pengalaman RKP dalam mendampingi brand dan creator di ekosistem marketplace dan social commerce.

Framework ini disusun sebagai panduan lengkap agar brand tidak berhenti pada tahap merekrut affiliate, tetapi mampu mengubahnya menjadi pasukan penjualan yang aktif dan terkelola dengan baik.

Yosef menjelaskan, salah satu titik penting dalam blueprint tersebut adalah orientasi, atau onboarding. Di mana, minggu pertama setelah affiliator bergabung merupakan periode yang sangat menentukan.

“Pada fase ini, affiliator perlu segera memahami produk, mengetahui keunggulan yang bisa dikomunikasikan,
mendapatkan referensi konten, serta melihat peluang komisi secara jelas,” ujarnya.

Selain onboarding, Yosef juga menekankan pentingnya peran affiliate manager di sebuah brand.

Menurutnya, komunitas affiliate tidak akan bergerak maksimal jika tidak ada orang yang secara khusus menjaga komunikasi, mengatur ritme campaign, menjawab kebutuhan affiliator, dan memastikan mereka tetap terhubung dengan brand.

“Komunitas tanpa community manager biasanya sulit hidup. Begitu juga affiliate. Kalau brand punya banyak affiliator tetapi tidak ada yang mengelola, mereka akan sulit bergerak secara konsisten,”
tambah Yosef.

Launching buku Melipatgandakan Omzet dengan Pasukan Affiliate karya Yosef Abas di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis, 4 Juni 2026.

Berbeda dari Buku Affiliate Marketing pada Umumnya

Dalam buku ini, Yosef menulis menggunakan pendekatan storytelling melalui karakter Rama, seorang seller yang mewakili kegelisahan banyak brand lokal.

Rama digambarkan memulai program affiliate dengan cara yang umum dilakukan banyak seller, yaitu mencari banyak affiliator ketika membutuhkan penjualan.

Namun, seiring perjalanan, Rama menyadari bahwa affiliate tidak bisa dibangun dengan pola satu kali campaign.

Brand perlu menyiapkan sistem, proses, dan ekosistem agar pasukan affiliate dapat bekerja secara berkelanjutan.

Melalui karakter tersebut, konsep teknis seperti rekrutmen affiliate, onboarding, aktivasi konten, manajemen komunitas, hingga scaling dijelaskan dengan cara yang lebih membumi dan mudah diikuti oleh pelaku usaha.

Yosef berharap buku ini dapat membantu brand lokal melihat affiliate sebagai investasi jangka panjang.

Menurutnya, di tengah persaingan marketplace yang semakin ketat dan biaya akuisisi pelanggan yang terus kompetitif, brand tidak bisa hanya bergantung pada iklan berbayar atau momentum campaign sesaat.

Affiliate, jika dibangun dengan sistem yang tepat, dapat menjadi kanal pertumbuhan yang melibatkan creator, komunitas, konten, dan data penjualan secara bersamaan.

“Affiliate yang kuat bukan dibangun dari jumlah orang semata, tetapi dari sistem yang membuat mereka aktif, paham produk, dan mau terus bergerak bersama brand. Di situlah brand bisa mulai
membangun pasukan, bukan sekadar daftar nama affiliator,” tutur Yosef.

Buku Melipatgandakan Omzet dengan Pasukan Affiliate mulai didistribusikan pada 4 Juni 2026 dengan harga Rp249 ribu.

Buku ini juga dilengkapi dengan bonus digital berupa panduan teknis dan blueprint implementasi untuk membantu pembaca mulai membangun pasukan affiliate pertama mereka.

Sekadar informasi, Yosef Abas adalah Founder RKP Manajemen, RKP Manajemen adalah salah satu Multi-Channel Network (MCN) terbesar di Shopee, TikTok, Lazada, dan BliBli yang mengelola ribuan kreator, dari affiliate pemula hingga top affiliate yang sering masuk leaderboard nasional. (Rmt)

Share This Article