Home Berita Ondel-Ondel Jadi Favorit Swafoto di Lebaran Betawi Tangsel

Ondel-Ondel Jadi Favorit Swafoto di Lebaran Betawi Tangsel

0

Hari pertama Pagelaran Budaya Lebaran Betawi Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2018/1439 H, warga Tangsel berbondong-bondong berfoto dengan Ondel-Ondel yang terpajang di lokasi pagelaran Lebaran Betawi.

Salah satu warga asal Pondok Aren, Rojak (31) mengaku dirinya mengajak keluarga berfoto dengan ondel-ondel untuk mengabadikan momen pagelaran budaya Lebaran Betawi.

“Untuk diabadikan bang, dijadikan kenang – kenagan,” ujarnya saat ditanyai awak media usai melakukan foto bersama keluarganya, Jumat (6/7/2018).

Selain mengajak keluarga berfoto bersama dengan ondel-ondel, ia pun mengajak keluarga untuk melihat berbagai jenis kuliner untuk disantap bersama dan barang- barang yang menarik khas betawi.

“Setelah ini kita akan melihat makanan khas betawi untuk di cecepi dan melihat barang yang menarik untuk dijadikan hiasan rumah,” ujarnya.

Menurutnya, pagelaran budaya Lebaran Betawi adalah suatu hal yang bagus karena akan membuat budaya betawi lebih berekspresi dan anak – anak muda pun bisa lebih mengetahui budaya betawi seperti apa, karena anak- anak muda sekarang itu banyak yang belum mengetahui.

“Kalau untuk ramai atau nggaknya belum ketawan ya, karena hari ini Jumat, hari pertama, kemungkinan akan rame besok karena katanya Ibu Airin akan datang kesini,” katanya.

Hambali Ibnu Mansyur selaku Ketua Umun menjelaskan, pagelaran Budaya Lebaran Betawi digagas oleh Lingkar Masyarakat Berbudaya Betawi Kota Tangsel.  Pada hari pertama menggelar beberapa pagelaran diantaranya yaitu Kongkow Budaya Betawi dan Festival Rempak Bedug.

“Untuk Kongkow Betawi nanti akan digelar Pukul 16.00 WIB dan akan dihadirkan sebagai pembicaranya diantaranya yaitu, Kadis Pariwisata Judianto, anggota DPRD Komisi ll Kota Tangsel H. Shabudin dan Budayawan Betawi Babe H. Ridwan Saidi, sedangkan Festival Rempak Bedug akan digelar pukul 19.00 malam nanti,” terang Ketua Umum Lingkar Masyarakat Berbudaya Betawi ini. (Ban)