Home Berita Mayjen Sabrar Fadhilah Resmi Jabat Pangdam I Bukit Barisan

Mayjen Sabrar Fadhilah Resmi Jabat Pangdam I Bukit Barisan

0

Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Mulyono, melantik sejumlah pejabat di lingkungan TNI-AD, salah satu yang diserah terimakan adalah jabatan Panglima Kodam I/Bukit Barisan.

Mantan Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah dilantik sebagai Panglima Kodam I/Bukit Barisan menggantikan Mayjend TNI Ibnu Triwidodo yang kini ditarik sebagai Perwira Sahli TK III Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI.

Tak hanya jabatan Pangdam I/Bukit Barisan, Kasad juga melantik Pangdam Iskandar Muda yang baru Mayjen TNI Teguh Arief Indraatmoko yang akan menggantikan Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin dan Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Kadislitbangad) dari Brigjen TNI Dandang Doetoyo kepada Brigjen TNI Mulyo Aji di Aula A.H Nasution, Markas Besar TNI AD, Jakarta Pusat pada Senin (20/8/2018).

Dalam keterangannya, Mabes TNI-AD mengungkapkan bahwa pergantian pejabat tersebut merupakan implementasi dari proses regenerasi kepemimpinan dan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan dari para pemimpin pendahulu.

“Kita berharap komando kewilayahan di Provinsi Aceh dan Pangdam I/BB Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau agar dapat merangkul semua lapisan masyarakat.Diterima oleh segenap kalangan dan mampu menyatukan berbagai kepentingan menuntaskan permasalahan yang masih ada,” kata Kasad.

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal TNI Mulyono menyoroti wilayah Kodam Iskandar Muda yang mengawal Provinsi Aceh sebagai daerah yang berkarakter Islam dan masih diselimuti sejarah separatisme. Ia juga memuji daerah Aceh yang kaya dan terus mencoba maju.

Sementara wilayah Bukit Barisan, kata Kasad, memiliki potensi ancaman yang datang dari luar, khususnya dari Selat Malaka. Selat Malaka ini merupakan jalur pelayaran penting di dunia dengan tingkat kejahatan dan penyelundupan tinggi di kawasan Asia.

“Selain itu juga sangat rentan terhadap penyalahgunaan Narkoba dan kriminalitas,” ujar Kasad.

Kasad berpesan agar memelihara dan meningkatkan kewaspadaan dalam upaya mengelola dan mengantisipasi potensi konflik yang dapat timbul, selenggarakan tugas-tugas yang diamanahkan dalam Undang-undang dengan baik, laksanakan pembinaan kemampuan, kekuatan dan gelar kekuatan TNI AD secara profesional.(MRZ)