Home Bandara Direksi Garuda Indonesia Dirombak, Ini Harapan APG dan SEKARGA

Direksi Garuda Indonesia Dirombak, Ini Harapan APG dan SEKARGA

0

Kementerian BUMN merombak susunan jajaran Direksi Garuda Indonesia, salah satunya adalah posisi Direktur Utama dan Direktur Operasi.

I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra resmi menjabat sebagai Direktur Utama menggantikan Pahala Nugraha Mansyuri. Sementara, posisi direktur operasi yang baru dijabat oleh Capt.Bambang Adisurya Angkasa menggantikan Triyanto Moeharsono.

Sebelum ditunjuk sebagai Direktur Operasi, Capt.Adisurya merupakan karyawan aktif dan seorang Pilot Garuda Indonesia. Penunjukan dirinya sebagai Direktur Operasi mendapat apresiasi dari Asosiasi Pilot Garuda (APG).

Presiden APG Capt.Bintang Hardiono mengatakan, Direktur Operasional Garuda Indonesia harus berasal dari internal dan juga seorang penerbang pesawat Garuda Indonesia.

“Menurut aturan undang-undang, Direktur Operasi itu adalah orang yang memiliki kopetensi sebagai penerbang, dia punya license, dan seorang Captain. Jadi, dibilang mewakili yaa, itu adalah sudah mendengarkan suara daripada teman-teman kita,” kata Capt.Bintang saat ditemui di Pilot House, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (12/9/2018).

Dirinya berharap, kedepannya karyawan dan jajaran direksi dapat menjalin komunikasi dengan baik. Sehingga dapat membawa perseroan menjadi lebih baik lagi.

“Harapan kita adalah hubungan komunikasi terjalin dengan baik dan semaksimal mungkin dengan divisi-divisi yang lain supaya bisnis ini bisa berjalan bersamaan,” ujar Bintang.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Sekarga) Ahmad Irfan Nasution mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dengan jajaran Direksi yang baru.

“Kami ini anak-anak mereka semua dan kami siap bekerjasama dengan Direksi agar Garuda bisa terbang tinggi dan otomatis ketika Garuda bisa maju, karyawan pasti happy,” kata Irfan

Menurut Irfan, jajaran Direksi Garuda Indonesia yang baru adalah orang-orang yang mengerti akan bisnis penerbangan dan pernah menjadi bagian dari maskapai nasional tersebut.

“Orang yang menduduki jabatan Direksi adalah orang yang mengerti airline bisnis. Kalau kita lihat track record dari beberapa direksi yang ada, memang semua mengerti tentang airline bisnis,” imbuhnya.

“Untuk itu, menurut kami ini adalah pekerjaan kita sama-sama karyawan dan direksi, bagaimana kita saling merangkul, bagaimana kita saling kerjasama untuk Garuda lebih baik lagi,” sambung Irfan.

Ia pun berharap, Direksi yang baru ditunjuk dapat menyelesaikan PR (pekerjaan rumah) Garuda Indonesia selama ini yakni, masalah hutang. Dimana, perseroan belum dapat melunasi hutang-hutangnya.

“PR yang harus dibenahi adalah masalah hutang. Mengapa tidak bisa bayar hutang, karena tidak bisa jualan. Sekarang, harapan kita adalah mari kita sama-sama membesarkan Garuda dan menguasai pasar. Ketika uang sudah ada, hutang bukan menjadi suatu masalah,” pungkasnya. (Rmt)