Home Berita BPNT di Tangkab Disalurkan, Jangan Terjadi Penyimpangan

BPNT di Tangkab Disalurkan, Jangan Terjadi Penyimpangan

0

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sudah seharusnya tidak terjadi penyimpangan di lapangan. Program BPNT ini merupakan penyempurnaan dari program-program sebelumnya, yakni Bantuan Beras Miskin (Raskin) dan Bantuan Beras Sejahtera (Rastra).

Junaedi, Kepala Cabang (Kacab) Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Tangerang, mengatakan, Penyaluran BPNT kini dilakukan Bulog kepada suplier yang dilanjutkan kepada agen BRIlink atau e-waroeng yang ditunjuk.

“Hal ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan haknya. Karena BPNT sebelumnya diserahkan ke pasar bebas maka pada praktiknya banyak masalah,” ujar Junaedi, Senin (21/10/2019).

Mulai April 2018 Bulog kembali ditunjuk untuk menjadi manajer suplier BPNT terutama untuk urusan beras. Sedangkan untuk urusan telor, itu diserahkan kepada suplier di tingkat Kabupaten.

“Kami masih butuh koordinasi dengan Dinas Sosial dan suplier di tingkat bawah. Agar BPNT ini menggunakan beras premium atau medium dari bulog. Saya berharap kedepan penyaluran BPNT ini akan berjalan sesuai aturan dan tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan seperti pada program sebelumnya,” jelasnya.

Salah satu suplier Mohamad Jembar mengaku, pihaknya memang benar telah menerima SK suplier BPNT di Kabupaten Tangerang. Namun untuk menangani 127.343 penerima BPNT di 29 kecamatan saat ini belum sanggup. Untuk itu pihaknya menyerahkan sepenuhnya pembagian penyaluran ini kepada perum bulog sebagai manajer suplier.

Jembar berharap para pendamping TKSK dan pendamping PKH agar bisa duduk bareng untuk menyatukan persepsi terkait penyaluran program BPNT ini. Jangan sampai antar pendamping terjadi gesekan sementara masyarakat miskin tidak menerima haknya sesuai aturan.

“Kita harus kembali ke fitrah untuk membantu masyarakat miskin. Kan mereka juga tidak mau miskin terus-terusan. Di sinilah fungsi para pendamping untuk bekerja maksimal,” tandasnya. (Sam)