Home Bandara Gandeng UMKM, MBSI Akan Hadirkan Berbagai Event Menarik di SMMILE Center Bandara...

Gandeng UMKM, MBSI Akan Hadirkan Berbagai Event Menarik di SMMILE Center Bandara Soetta

0

PT Angkasa Pura Solusi dan Multi Bisnis Seluruh Indonesia (MBSI) akan menghadirkan berbagai event di SMMILE Center (Small, Micro, Medium Business Incubator Learning) Plaza Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Selaku salah Event Organize (EO), MBSI akan menggandeng sejumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk dapat memasarkan produknya di Plaza Termial 3.

Direktur MBSI, Mohammad Sidik Juliadi Diningrat mengatakan, pihaknya dapat membantu menjadikan Bandara Soetta sebagai tempat yang menarik bagi kaum milenial.

“MBSI dapat membangun brand baru di bandara, bahwa bandara adalah tempat yang seru dan menyenangkan bagi kamu millennials. Bukan sekedar tempat lalu lalang orang yang akan berpelesiran, Bandara bisa jadi tempat nongkrong juga, itu mindset yang akan kami bangun,” kata pria yang akrab disapa Adit ini kepada tangerangonline.id, Senin (16/12/2019).

Ke depan lanjut Adit, MBSI akan membuat event-event rutin bersinergi dengan PT Angkasa Pura Solusi selaku pengelola SMMILE Center Terminal 3 dengan tema yang betganti-ganti setiap pekannya.

“Mungkin minggu depan kami akan coba dengan komunitas hip hop, minggu depannya lagi mungkin komunitas dance tradisional. Tentunya dengan menggandeng pelaku UMKM yang merupakan tujuan utama SMMILE Center,” tutirnya.

Seperti diketahui, PT Angkasa Pura II (Persero) telah mendirikan SMMILE Center di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta yang merupakan pusat inkubasi UMKM (Small, Micro & Medium Enterprise/SME Experience Center), lalu pusat pelatihan UMKM (SME Training Center) dan pusat pembiayaan UMKM (SME Financial Center).

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, SMMILE Center secara holistik membantu UMKM untuk berkembang secara berkelanjutan.

“Di SMMILE Center, pengembangan UMKM dilakukan mulai dari inkubasi, pelatihan hingga pembiayaan. Yang terpenting adalah adanya keberlanjutan dalam program pengembangan UMKM yang memiliki suatu nilai tambah dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional,” ujar Awaluddin belum lama ini. (Rmt)