Beranda Berita Milad Ke-1, DPD Kampak Mas RI Baksos di Teluknaga

Milad Ke-1, DPD Kampak Mas RI Baksos di Teluknaga

0

Dalam rangka Milad Ke-1, DPD LSM-LBH Kampak Mas RI Provinsi Banten, menggelar bakti sosial santunan anak yatim dan pengobatan gratis. Acara dilaksanakan di lapangan Tunas Jaya, Kecamatan Teluknaga, Senin (23/12/2019).

Turut hadir Ketua Umum LSM Kampak Mas RI Machindy Praditha, Camat Teluknaga Supriyadinata, Kapolsek Teluknaga, Koramil Teluknaga.

Ketua Umum LSM Kampak Mas RI Machindy Praditha, mengatakan, kegiatan itu sengaja digelar untuk memperingati Milad Ke-3 LSM Kampak Mas RI pusat dan milad ke 1 DPD Kampak Mas RI Provinsi Banten.

Selain itu, dirinya juga ingin membangun komunikasi dan jalinan silaturahmi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Teluknaga.

“Baksos dengan santunan anak yatim, dan pengobatan gratis. Kami, berkomitmen selalu ada untuk masyarakat Banten,” ungkapnya.

Dijelaskan Machindy, LSM Kampak Mas RI bukan LSM yang hanya tukang cari-cari kesalahan para pejabat tapi kami membangun sillaturrahmi, membangun komunikasi, dan pengawasan, dan membantu masyarakat yang sedang kesulitan.

“Alhamdulillah, acaranya berjalan lancar. Kami, ucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah berpartisipasi dalam acara ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD LSM Kampak Mas RI Provinsi Banten Ahmad Zaini mengatakan, kegiatan milad ke-1 DPD LSM Kampak Mas RI Provinsi Banten lebih kepada sosial, yaitu dengan menyantuni anak yatim dan pengobatan gratis.

“Ada 120 anak yatim yang kita santuni, satu orangnya 100 ribu rupiah,” terangnya.

Zaini mengatakan, lembaga ini lebih kepada pengawasan dan membantu warga yang membutuhkan pertolongan.

“Kita ingin LSM Kampak Mas RI bisa bermanpaat bagi warga banten,” tukasnya.

Camat Teluknaga Supriyadinata mengapresiasi kegiatan yang dilakukan lembaga LSM Kampak Mas RI. Pasalnya kegiatan lebih kepada berbuat sosial dengan peduli anak yatim dan pengobatan gratis.

“Inilah yang dikatakan perbuatan yang bermanpaat untuk masyarakat,” ucapnya.

Dia berharap kepada lembaga swadaya masyarakat lebih kepada menjalin sinergritas dengan pihak pemerintah. Namun bukan berarti tidak tidak boleh mengawasi artinya harus balance sebagai sosial kontrol.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanpaat bagi kita semua, dan tahun depan akan lebih banyak lagi dibanding sekarang,” imbuhnya. (Sam)