Cuaca Ekstrem Intai Petani, Puluhan Hektar Sawah di Tangerang Terancam Gagal Panen

By
1 Min Read
Area sawah di Kecamatan Tigaraksa terendam banjir akibat hujan deras.

Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang memetakan 60 hektar area persawahan di 8 Kecamatan terancam gagal panen akibat cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada Desember 2025, Januari dan Februari 2026.

‎Kepala Bidang (Kabid) Produksi Pangan dan Holtikultura pada DPKP Kabupaten Tangerang, Bambang mengungkapkan, potensi gagal panen itu diprediksi akan terjadi pada area persawahan yang berlokasi di 8 kecamatan, meliputi Tigaraksa, Sindang Jaya, Kresek, Kronjo, Kemiri, Mauk, Rajeg, dan Pakuhaji.

‎”Potensi itu ada sampai beberapa bulan ke depan, mulai dari Desember, Januari, Februari karena curah hujan tinggi,” ujar Bambang, Rabu (10/12/2025).

‎Bambang menjelaskan, pihaknya saat ini sedang melakukan upaya memitigasi untuk menghadapi ancaman gagal panen pertanian padi di Tangerang, salah satunya dengan melakukan pemetaan area persawahan yang berada di wilayah rawan banjir.

‎”Kami selalu mengajak kepada para petani dan kepada para penyuluh ya di lapangan untuk melakukan mitigasi, penyuluh itu juga mulai mengajak petani bergotong- royong untuk mencegah banjr,” jelasnya.

‎Selain itu, kata Bambang, pihaknya juga sedang mempersiapkan pasokan benih bibit padi untuk para petani yang terdampak banjir dan mengalami gagal panen.

‎”Kalau nantinya ada petani yang terdampak maka kami akan memberikan bantuan berupa benih. Itu sedang kita persiapkan,” tegasnya. (Rez)

Share This Article