Akibat Cuaca Ekstrem, 20 Penerbangan Lion Group di Bandara Soetta Dialihkan ke Sejumlah Bandara 

By
3 Min Read

Cuaca ekstrem yang melanda kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin (12/1/2026) pagi menyebabkan terganggunya operasional penerbangan.

Jarak pandang yang terbatas membuat 20 penerbangan dari Lion Group harus dialihkan ke berbagai bandara alternatif demi menjaga keselamatan penumpang dan kru.

Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan bahwa keselamatan penumpang dan kru di atas segalanya.

Keputusan pengalihan pendaratan sepenuhnya berada di tangan pilot, sesuai dengan prosedur standar operasional.

“Dalam dunia penerbangan, keselamatan selalu menjadi prioritas utama, dan pilot memiliki kewenangan penuh untuk mengambil keputusan terbaik demi melindungi pelanggan, awak pesawat, dan pesawat itu sendiri,” ujar Danang dalam keterangan resminya pada Senin (12/1/2026).

Pengalihan pendaratan tersebut lanjut Danang, berimbas pada keterlambatan sejumlah penerbangan berikutnya karena rotasi pesawat terganggu.

Meski demikian, Lion Group menyebutkan langkah-langkah mitigasi yang dilakukan, diantaranya koordinasi intensif antara tim operasional, pilot, awak kabin, dan pengelola bandara.

“Penyesuaian rotasi pesawat dan kru secara cepat serta optimalisasi layanan darat agar keberangkatan dapat segera dilakukan setelah kondisi aman,” jelas Danang.

Lion Group mengapresiasi kesabaran dan pengertian seluruh pelanggan. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan akan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap operasional penerbangan.

Berikut Daftar Penerbangan yang Mengalami Pengalihan Pendaratan

Lion Air (kode penerbangan JT)

  1. JT-241 rute Bandar Lampung – Jakarta (jadwal 07.05 WIB) dialihkan ke Palembang
  2. JT-353 rute Padang – Jakarta (jadwal 06.05 WIB) dialihkan ke Bandar Lampung
  3. JT-209 rute Medan Kualanamu – Jakarta (jadwal 06.00 WIB) dialihkan ke Semarang
  4. JT-393 rute Pekanbaru – Jakarta (jadwal 07.50 WIB) kembali ke bandara asal (return to apron) untuk menunggu kondisi membaik
  5. JT-713 rute Pontianak – Jakarta (jadwal 11.45 WIB) dialihkan ke Batam
  6. JT-211 rute Medan Kualanamu – Jakarta (jadwal 11.00 WIB) dialihkan ke Jambi
  7. JT-201 rute Medan Kualanamu – Jakarta (jadwal 09.00 WIB) dialihkan ke Pangkalpinang

Batik Air (kode penerbangan ID)

  1. ID-7369 rute Semarang – Jakarta (jadwal 07.00 WIB) dialihkan ke Bandar Lampung
  2. ID-6375 rute Solo – Jakarta (jadwal 07.00 WIB) dialihkan ke Yogyakarta (YIA)
  3. ID-6885 rute Medan Kualanamu – Jakarta (jadwal 06.35 WIB) dialihkan ke Yogyakarta (YIA)
  4. ID-6201 rute Pangkalan Bun – Jakarta (jadwal 07.30 WIB) dialihkan ke Pangkalpinang
  5. ID-6863 rute Batam – Jakarta (jadwal 07.00 WIB) dialihkan ke Jambi
  6. ID-6541 rute Kupang – Jakarta (jadwal 07.05 WIB) dialihkan ke Solo
  7. ID-6561 rute Palu – Jakarta (jadwal 07.00 WIB) dialihkan ke Yogyakarta (YIA)
  8. ID-6819 rute Bengkulu – Jakarta (jadwal 07.10 WIB) dialihkan ke Semarang
  9. ID-7066 rute Pekanbaru – Jakarta (jadwal 06.30 WIB) dialihkan ke Semarang
  10. Batik Air (kode penerbangan OD)
    OD-382 rute Kuala Lumpur – Jakarta (jadwal 07.35 WIB) dialihkan ke Pekanbaru

Super Air Jet (kode penerbangan IU)

  1. IU-813 rute Padang – Jakarta (jadwal 10.20 WIB) dialihkan ke Palembang
  2. IU-857 rute Batam – Jakarta (jadwal 09.55 WIB) dialihkan ke Palembang
  3. IU-843 rute Jambi – Jakarta (jadwal 12.05 WIB) dialihkan ke Palembang

(Rmt)

Share This Article