829 Ponpes Sasaran Program Sanitren

By
Redaksi
2 Min Read

Demi terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Badan Perencanaan Daerah (BAPEDA) akan membenahi sebanyak 829 Pondok Pesantren di bidang sanitasi dan penyediaan airnya.

Perogram Sanitasi Pesantren (Sanitren) yang sedang digagas oleh Pemkab Tangerang, akan menyasar seluruh ponpes di Kabupaten Tangerang, ponpes salafi maupun ponpes modern.

Erwin Mawandy, Kepala Bidang Perencanaan, Prasarana dan Kewilayahan BAPEDA Kabupaten Tangerang menerangkan, 829 ponpes tersebut yang sudah tendaftar oleh pihaknya pada akhir 2017 lalu.

“Data yang sudah kita kantongi dari akhir tahun 2017, sebanyak 829 ponpes di 29 Kecamatan se-Kabupaten Tangerang yang akan mendapatkan program sanitren pada periode 2019-2023 mendatang,” terangnya saat dijumpai awak media di ruang kerjanya, Selasa (15/5/2018).

Dengan memaparkan mekanisme pelaksanaan Sanitren ini kelak, Erwin menyebutkan,  pihaknya menghibahkan anggaran ke Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang, lalu teknis dilapangan Kemenag beserta pihak ponpes lah yang menjalankan.

“Kami mengawasi anggaran yang sudah kami hibahkan ke Kemenag untuk Sanitren dan air bersih, tak hanya itu kami pun akan mendampingi pihak ponpes hingga dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban administrasinya,” paparnya.

Lahirnya program Sanitren ini berawal dari kesadaran pihaknya akan dunia pendidikan di ponpes yang selama ini kurangnya perhatian dari semua lini. Dan pada akhirnya Pemkab Tangerang melalui BAPEDA beserta Kemenag pun sepakat untuk menggulirkan program Sanitren ini.

“Program ini bangkit dari kesadaran kita semua (Pemkab Tangerang-red) akan kurangnya atau minimnya kesehatan pada sanitasi dan air bersih di setiap ponpes,” ungkap Erwin sedikit mengulang awal mula tercetusnya program Sanitren.

Dari 829 ponpes yang sudah didata oleh pihaknya,  tidak menutup kemungkinan masih ada ponpes yang masih belum masuk kedalam database.

“Walau yang sudah terdata oleh kami sebanyak 829 ponpes, namun kemungkinan ponpes di Kabupaten Tangerang bisa menebus hingga mencapai ribuan, dan itu nanti akan kami data ulang pada awal tahun 2019 mendatang,” pungkasnya. (Yan)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *