DPD KNPI: 388 Tahun Kabupaten Tangerang, Pembangunan Tidak Sepenuhnya Dirasakan

By
Redaksi
2 Min Read

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tangerang menilai di usianya ke-388 tahun Kabupaten Tangerang, pembangunan di segala bidang belum sepenuhnya dirasakan masyarakat Tangerang. Apalagi di saat Pandemi Covid-19 ini.

Pengangangguran bertambah dikarenakan efek dari musibah pandemi covid-19 yang melanda dunia, angka kemiskinan bertambah walau kenaikan penganggurannya tidak terlalu signifikan.

Ditambah sektor pendidikan dan infrastruktur juga pasti kena imbas dari pandemi covid-19 ini kendati pemerintah Kabupaten Tangerang  fokus bagaimana menyelamatkan masyarakatnya agar kembali sehat.

Demikian pandangan Adang Abek Akhbarudin, Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang, Jum’at (9/10/2020).

Disebutkan Adang, anggaran pun akan tergeser dan digunakan untuk menghadapi pandemi covid-19 ini melalui berbagai program kesehatan, sosial, bantuan perekonomian dan permodalan ataupun lainnya yang menyangkut hajat hidup masyarakat Kabupaten Tangerang.  Namun patut dibanggakan adalah bagaimana pemerintah daerah mampu menanggulangi wabah yang mendunia ini dengan tenang, terstruktur, masif dan penuh perhitungan.

“Sehingga iklim investasi, perputaran roda ekonomi dan industri serta ritail masih tetap berjalan. Dan masyarakat Kabupaten Tangerang dapat tercover kebutuhannya melalui berbagai program yang di gelontorkan oleh Pemda Tangerang,” katanya.

Ia menambahkan, secara umum adalah bagaimana kedepan Kabupaten Tangerang bisa menata dan memulihkan kembali geliat pembangunan baik pembangunan fisik maupun sumber daya manusia bagi warganya sehingga Kabupaten Tangerang menjadi lebih gemilang.

“Saya bangga menjadi Pemuda Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Harapan secara khusus adalah, bagaimana Pemuda Kabupaten Tangerang kedepan bisa lebih diperdayakan kembali. Fenomena klasik seperti pengangguran, kenakalan remaja dan lain-lain bisa dikurangi. “Saya yakin Bapak Ahmed Zaki Iskandar sebagai Bupati Tangerang memiliki program-program unggulan dalam upaya menanggulangi masalah klasik pemuda,” tutupnya. (Sam)

Share This Article