Home Berita Sidang Pertama Wanprestasi WH di Pengadilan Ditunda

Sidang Pertama Wanprestasi WH di Pengadilan Ditunda

0

Sidang gugatan kepada Wahidin Halim (WH) yang dituding melakukan Wanprestasi jual beli tanah seluas 4,2 hektar dijadwalkan Selasa (27/9/2016) ini di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, ditunda. Persoalannya, tergugat II Rusman tidak hadir dalam persidangan.

Alan Kolilan, pengacara dari seorang warga selaku pihak penggugat Anderson Urip Suyadi mengatakan, Rusman merupakan juru bayar dalam permasalahan jual beli tanah. Namun dalam persidangan kali ini Rusman tidak hadir, sehingga hakim persidangan menunda sidang.

“Ini sangat disayangkan, namun kami tetap akan menunggu jadwal sidang berikutnya,” katanya, usai hakim membatalkan persidangan di PN Tangerang kepada wartawan.

Menurut Alan, langkah yang diambil Ketua Majelis Hakim PN Tangerang Rehmalem Paranginangin yang menyidangkan perkara tersebut memutuskan menunda sidang hingga 4 Oktober 2016 sangat tepat. Pasalnya, tergugat II Rusman tidak menghadiri persidangan.

“Kami tidak mempermasalahkan penundaan sidang hari ini. Karena ada satu tergugat yang tidak datang. Jadi kami siap kapanpun sidang akan dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, Abdul Syarief, salah seorang kuasa hukum penggugat mengatakan, pihaknya akan terus mengawal kasus perdata yang melibatkan mantan walikota Kota Tangerang itu. Syarief juga menegaskan dia tidak gentar berhadapan dengan terlapor karena dia hanya mencari keadilan.

“Kami telah mengantongi bukti-bukti lengkap terkait persidangan tersebut. Dia siap untuk menyerahkan bukti-bukti yang dimilikinya jika pengadilan memintanya,” tegasnya.

Syarif menambahkan dari total harga lahan seluas 4,2 hektar yang dibeli WH Rp 10.702.750.000, WH baru membayar Rp 4.600.000.000. Jadi sisa yang belum dibayarkan sebanyak Rp 6.102.750.000. Proses jual beli tanah berlangsung pada 30 Desember 2013, di mana WH melalui juru bayarnya, Rusman membeli sebidang tanah empang yang terletak di Jalan Pertamina, Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

“Akta jual beli nomor 2568/2013. Proses  Jual beli dilakukan di hadapan PPAT Deni Nugraha,” tandasnya. (ES)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here