Home Berita Kuasa Hukum WH Sebut Pihak Penggugat Cari Sensasi

Kuasa Hukum WH Sebut Pihak Penggugat Cari Sensasi

0

Wahidin Halim (WH) yang juga bakal calon Gubernur Banten digugat ke Pengadilan Negeri Tangerang oleh Anderson Urip Suyadi, warga Metro Permata, Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Gugatan tersebut dilakukan dengan tudingan pihak WH melakukan wanprestasi perihal transaksi jual beli tanah seluas 4,2 hektare dengan nilai Rp 10,7 miliar yang berlokasi di Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang pada tahun 2013.

Sidang perdana gugatan tersebut dimulai Selasa (27/9/2016) sekitar pukul 11.20 WIB. Dalam sidang yang diketuai oleh Majelis Hakim Rehmalem Perangin Angin itu turut hadir pihak tergugat 1, Wahidin halim yang diwakilkan oleh kuasa hukumnya Natanael Aritonang dan tergugat 4, BPN Kabupaten Tangerang.

Dalam sidang tersebut hanya berlangsung sekitar lima menit. Majelis hakim melihat berkas-berkas gugatan, kemudian sidang ditunda hingga Selasa (4/10/2016) depan lantaran pihak tergugat 2, Rusman selaku juru bayar dan  tergugat 3, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Deni Nugraha tidak hadir.

Kuasa hukum penggugat, Abdul Syarif mengatakan, dasar gugatan tersebut karena ada transaksi jual beli tanah antara kliennya dengan Wahidin. Namun hingga kini belum dilunasi. Dari total harga Rp 10,7 miliar, WH baru membayar sekitar Rp 4,6 miliar.

Sementara kuasa hukum WH, Natanael Aritonang membantah tudingan pihak penggugat. Kliennya sudah melunasi pembayaran tanah tersebut pada 30 Desember 2013. Hal itu dibuktikan dengan AJB dan kwitansi pembayaran lunas. “Untuk perjanjian hitam diatas putih itu dari yang bikin calonya, bukan klien saya, coba tanya ke calonya. Kita bukti-bukti ada semua, nanti kita buktikan di persidangan,” tandasnya.

Menurutnya, gugatan ini dilakukan hanya untuk mencari sensasi dengan menggunakan pengadilan dan diduga ada unsur politik. “Ini cari sensasi saja, klien saya sudah membayarkan keseluruhan, bukti pun sudah ada,” tandasnya.

Aritonang juga mempertanyakan kuasa hukum penggugat, soal landasan menyebutkan WH melakukan wanprestasi, karena jelas di dalam AJB sudah melakukan pembuktian transaksi. “Coba belajar lagi kuasa hukumnya (penggugat) kalau jadi Lawyer,” pungkas Aritonang. (Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here