Home Berita Lentud, Makhluk Pemakan Mayat Bocah di Lengkong Gudang Serpong

Lentud, Makhluk Pemakan Mayat Bocah di Lengkong Gudang Serpong

0

Berbagai macam cerita terdapat di Kelurahan Lengkong Gudang, Serpong, Kota Tangerang, Selatan. Salah satunya, Lentud. Lentud merupakan nama yang diberikan warga terhadap makhluk pemakan mayat atau siluman pemakan mayat yang ramai diceritakan ada di makam Manggapari Lengkong Gudang sekitar tahun 1973.

Diceritakan dari salah satu warga Lengkong Gudang, Tb Acil, mayat yang dimakan oleh Lentud adalah mayat seorang anak kecil pada usia sekitar 7 tahun yang baru dimakamkan selama seminggu.

“Rata-rata yang dimakan oleh lentud, mayat pada usia 7 tahun baik mayat laki-laki maupun mayat perempuan. peristiwa itu sangat menggegerkan seluruh masyarakat Lengkong Gudang, lantaran mayat yang baru seminggu di kuburkan tiba tiba berada diatas makam dengan keadaan mayat tersisa sepotong (tidak utuh lagi),” ungkapnya TB Acil yang saat ini ingin sedang membentuk sebuah Komunitas Nostalgia Lengkong (kumpulan pengungkap sejarah Lengkong dan memepertahankan cagar budaya).

Di tempat yang sama Firmatani, warga Lengkong Gudang juga menyambung cerita TB Acil menjelaskan, untuk mengungkap hal yang menggegerkan seluruh masyarakat atas peristiwa itu, warga dan sejumlah aparat kepolisian dan TNI mengintai makam tersebut hingga pagi. Alhasil, warga diherankan dan dibuat merinding karena tidak ada pelaku namun mayat bocah yang telah dikuburkan berada diatas makamnya.

“Pada malam itu warga, aparat Kepolisian dan Koramil bersenjata siap ditangan berjaga-jaga di makam Manggapari namun tidak terlihat apa apa, sangat di luar nalar kita, menjelang paginya tiba-tiba mayat tersebut kembali berada diatas makam (kejadian seperti semula) sungguh sangat misteri karena seluruh warga yang menyaksikan termasuk aparat Kepolisian dan Koramil tidak melihat apa apa,” jelas Firmatani.

Diketahui, mayat seorang bocah saat itu yang baru dimakamkan selama 7 hari (seminggu) tersebut bernama Agus bin Marzuki. Adapun nama saksi sejarah yang didapat dihimpun oleh Komunitas Nastalgia yaitu almarhum RT Zuki, Muhidir, Apon Wandih, Sahari Jalil, Lurah Acing. (ban)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here