Home Berita Sengketa Lahan, Tim Pengadaan Lahan Runway 3 Bandara Soetta Beri Waktu 14...

Sengketa Lahan, Tim Pengadaan Lahan Runway 3 Bandara Soetta Beri Waktu 14 Hari

0

Proses pengadaan tanah untuk landasan pacu (Runway) 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali terkendala. Kendala kali ini adalah munculnya pihak yang mengklaim puluhan bidang tanah di Desa Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Tim Pengadaan Pembebasan Tanah Bandara Soetta, Bambang Sunarso.

Dirinya menjelaskan, puluhan bidang tanah yang dikalim kepemilikannya itu, diatasnya telah berdiri rumah dan usaha milik masyarakat selama bertahun-tahun dengan kata lain tanah sengketa.

“Ada sekitar 63 bidang tanah di Desa Rawa Rengas diklaim kepemilikannya oleh keluarga atau ahli waris Interiana Sianturi. Sehingga nilai ganti kerugian yang sudah diumumkan sebelumnya kepada masyarakat tidak dapat dibayarkan karena lahannya sengketa,” kata Bambang kepada tangerangonline.id di Gedung AME Equipment & Workshop Bandara Soetta, Tangerang, Jumat (18/5/2018).

Bambang mengatakan, pihak yang bersengketa tersebut diberikan waktu untuk bermusyawarah atau berdamai. Apabila tidak ada titik temu, maka akan dikonsinyasi ke Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

“Kami memberikan kesempatan berkoordinasi sebaik mungkin. Karena bila dalam 14 hari kerja tidak ada kesepakatan, maka uang ganti kerugian akan dititipkan di pengadilan,” ujar Bambang.

Bambang berharap, permasalahan atau sengketa tanah ini dapat segera diselesaikan sehingga proses pembayaran ganti kerugian dapat dibayarkan.

Hal senada juga dikatakan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang, Himsar. Dirinya menyebut masih menunggu hasil musyawarah antara warga dan yang mengklaim kepemilikan.

“Kami berikan waktu selama 14 hari kerja mulai hari ini. Apabila tidak terjadi kesepakatan, maka akan dikonsinyasi ke PN Tangerang,” ujar Himsar. (Rmt)