Home Berita Mengenal Pesawat Airbus A330-900 NEO

Mengenal Pesawat Airbus A330-900 NEO

0

Produsen pesawat asal Prancis yakni Airbus mengeluarkan pesawat teranyar buatannya yaitu A330-900 NEO (New Engine Option). Adapun pengguna pertama jenis pesawat ini adalah Air Portugal.

Menurut Managing Director Lion Air Group, Captain Daniel Putut Kuncoro Adi, pesawat A330-900 NEO merupakan pengembangan dari pesawat Airbus sebelumnya yakni A330 CEO.

“Tipe pesawat airbus 330 NEO ini adalah pengembangan dari Airbus 330 CEO yang sudah kita miliki. Jadi pesawat ini sedang dalam proses sertifikasi, pengguna pertamanya TAP portugal dan ini proses sertifikasi,” kata Capt Daniel saat ditemui Parking Stand Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (28/6/2018).

Dirinya menjelaskan, pesawat dengan tersebut menggunakan mesin Rolls Royce Trent 7000 yang diklaim lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar.

“Salah satu keunggulan pesawat ini dibanding pesawat yang CEO sebelumnya adalah menggunakan mesin Rolls Roice trent 7000. Dimana airbus menjamin mesin ini lebih irit kurang lebih efisiensinya 12 persen,” ujar Daniel.

Selain perbedaan pada mesin, sayap A330 NEO juga berbeda dengan A330 CEO, yakni pada Winglet. Winglet pada A330 NEO mirip dengan A350.

“Wingletnya juga tipe sejenis dengan tipe A350, ini tambah 2 persen lagi. Jadi airbus A330 CEO menjadi lebih irit 14 persenan dibanding sebelumnya,” ujar Daniel.

Selain itu, pesawat yang memiliki panjang 63,66 meter ini juga disebut dapat terbang selama 960 menit tanpa transit atau nonstop.

“A330 neo ini bisa terbang sepanjang 13 ribu 900 km. Dari sini ke paris saja kurang lebih 11 ribu km jadi masih bisa lebih lagi dari situ. Kemarin pemerbangan dari Toulouse (Portugal) ke Kuala Lumpur 14 jam 40 menit, sama tadi dari Kuala Lumpur tambah 1 jam 40 menit. Sebenarnya bisa langsung ke Cengkareng,” ungkap Daniel.

Berbicara tentang kabin, pesawat A330 NEO ini terbagi menjadi 3 kelas yakni first class, bisnis, dan ekonomi. Dengan total seat sebanyak 280 buah.

Dan yang tak kalah penting, keunggulan lain pesawat yang memiliki rentang sayap 64 meter ini adalah kenyamanan pada kokpit.

“Teknologinya (pada kokpit) ditambah lebih responsif untuk bawanya dan handlingnya lebih responsif kalau dibanding sebelumnya agak sloopy. Dia menambah satu alat untuk semakin responsif atau pitching. Pilot lebih nyaman kayak main games,” jelas Capt Daniel.

Dan yang paling penting tentunya adalah kenyamanan bagi penumpangnya. Terlebih pesawat ini dibuat untuk penerbangan jarak menengah dan jauh.

“Baik pada saat take off dan landing kita merasakan kenyaman yang diberikan 330 NEO ini pas. Landing smooth sekali hampir enggak kerasa,” tutur Daniel. (Rmt)