Home Komunitas & Lifestyle Pemuda Tangerang Salurkan Donasi Sekaligus Terjun Jadi Relawan

Pemuda Tangerang Salurkan Donasi Sekaligus Terjun Jadi Relawan

0

Duka mendalam yang terjadi di Provinsi Banten dan Lampung membuat sejumlah pihak ikut berduka. Tak terkecuali warga Kota Tangerang, selain menggalang donasi dan menyalurkannya, tidak sedikit yang tinggal untuk menjadi relawan.

Pasca tsunami menerjang Selat Sunda, Komunitas Luntang Lantung Petualang Gokil (LLPG) yang berasal dari Kecamatan Karang Tengah turun ke jalan mengumpulkan donasi didepan perumahan Metro Permata, Kecamatan Karang Tengah.

Kala itu puluhan pemuda yang turun ke jalan sempat dibubarkan dari oknum Kepolisian dan juga oknum staf Kelurahan Karang Mulya.

Namun hal tersebut tak menyurutkan semangat mereka. Penggalangan dana terus dilakukan, bahkan warga di Kampung Bekelir juga ikut bersama menggalang donasi.

Irfan salah satunya, warga Kampung Bekelir ini ikut ambil bagian dalam memberikan donasi untuk Banten. Menurutnya penyaluran tersebut dilakukan untuk meringankan beban masyarakat terdampak.

“Kami hanya ingin mengambil bagian dalam kepedihan mereka,” ucap Irfan pada Sabtu (29/12/2018).

Donasi ini, lanjut dia, telah diberikan ke Posko Utama Cikadu, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (29/12).

Menurut Irfan, uang donasi yang berhasil dikumpulkan untun korban bencana mencapai Rp. 14 juta.

“Donasi yang telah terkumpul, kami serahkan seluruhnya ke Posko Utama. Selain uang tunai, kami juga menyerahkan pakaian yang masih layak pakai, beras, mie instan, air mineral, minyak goreng, popok bayi, susu anak, hingga peralatan mandi,” ucapnya.

Tidak hanya memberikan bantuan berupa donasi, sebagian orang yang menyalurkan donasi tetap memilih tinggal.

Iqbal salah satunya, masyarakat dari Komunitas LLPG ini memilih tetap bertahan di Posko Cikadu untuk membantu para relawan mencari korban yang masih hilang atau belum ditemukan.

“Saya sengaja menetap untuk membantu relawan. Informasi yang saya dapat disini masih banyak membutuhkan relawan untuk pencarian dan juga penyaluran donasi ke masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Posko Cikadu, Jaja mengatakan, hampir setiap hari para donatur dan relawan berdatangan untuk menyerahkan bantuan.

“Donasi kami salurkan ke kantong-kantong posko terdekat. Perharinya kami menyalurkan 700 nasi siap saji untuk para relawan dan korban,” katanya.

Menurutnya, para korban tsunami masih mengungsi di beberapa posko seperti di Carita, Labuan, Tanjung Lesung dan Sumur. Mereka juga masih membutuhkan bantuan.

“Saat ini kami masih membutuhkan jas hujan, selimut, tikar, dan pakaian bayi,” imbuhnya. (Mhd/Rmt)