Beranda Berita Survei di Tangsel: Publik Tahu Pemilu 2019 Capai 95,33 %

Survei di Tangsel: Publik Tahu Pemilu 2019 Capai 95,33 %

0

Berdasarkan hasil survei KPU Kota Tangerang Selatan bekerjasama lembaga riset Arus Survei Indonesia (ASI) tentang tingkat partisipasi masyarakat kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada pemilu serentak tahun 2019, sebanyak 95,33% Publik telah mengetahui akan ada Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif (DPR-RI/DPD-Rl/DPRD) pada 17 April 2019 mendatang.

Survei tersebut dilaksanakan di 4 kecamatan di Kota Tangerang Selatan yang dianggap angka partisipasinya paling rendah pada saat pemilu ditahun 2014 lalu. Keempat kecamatan itu, Pondok Aren, Pamulang, Ciputat Timur, dan Ciputat.

Survei tersebut digelar selama 5 hari, dimulai pada tanggal16 sampai 20 Desember 2018 lalu dengan menggunakan motode atau teknik multistage random sampling pada populasi desa atau kelurahan tingkat nasional.

“Jumlah respondennya adalah 120 orang,” jelas Ali Rif’i selaku Direktur Eksekutif Arus Survie Indonesi (ASI) di Kantor KPU Kota Tangsel saat diwawancara awak media seusai launching hasil survei Rabu (9/1/2019) sore.

Selain itu, hasil survei juga menjelaskan, 93.33% publik menjawab pasti mencoblos, 5% mengaku belum pasti mencoblos dan sementara 1.67% mengatakan tidak akan mencoblos pada pemilu serentak 2019.

“Berdasarkan hasil survei tadi, pengetahuan hajatan pemilu berarti sudah baik, ini sekaligus menjadi indikator bahwa sosialisasi yang dilakukan KPU Kota Tangerang Selatan sudah berjalan maksimal,” jelas Ali.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany yang hadir dalam kegiatan itu menanggapi. Salah satu kunci kesuksesan keberhasilan dari sebuah kegiatan pesta demokrasi itu adalah hadirnya dan banyaknya atau partisipasi aktif masyarakat yang datang untuk menyalurkan suaranya. Ia berharap survei ini menggambarkan tanggal 17 April tahun 2019.

“Kita berharap hasil survei di bulan Desember kemarin terjadi di bulan April tanggal 17 nanti,” harap Airin.

Airin pun mengingatkan, agar tidak telena dengan hasil survei ini karena hasil survei ini bisa juga berubah, tergantung dari apa yang akan dilakukan berikutnya. Oleh karena itu ia mengajak bekerjasama untuk mensosialisasikan.

“Kami pemerintah kota tentu akan membantu, membackup, mendorong dan mendukung apa yang dilakukan oleh KPU dan Bawaslu, mudah-mudahan kita bisa sukses secara penyelenggaraan, sukses secara partisipasi aktif masyarakat dan juga sukses cara pertanggungjawaban dan sukses keamanan dan kenyamanan kita semuanya,” tandas Airin.(Ban)