Beranda Berita Foto 2 Jari Dilaporkan, AT: Alhamdulillah Jadi Tahu Pose Tidak Boleh Sembarangan

Foto 2 Jari Dilaporkan, AT: Alhamdulillah Jadi Tahu Pose Tidak Boleh Sembarangan

0

AT, Sekretaris Kelurahan (Sekel) Paninggilan Utara, satu dari lima Sekel di Kecamatan Ciledug yang merupakan terlapor foto pose dua jari yang identik dengan gaya pendukung salah satu Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut dua, mengakui foto tersebut benar dirinya.

Namun, AT tak menyangka fotonya akan membuat dirinya dipanggil oleh Bawaslu Kota Tangerang, dikarnakan saat melakukan seksi foto, menurut AT berpose itu hal yang biasa.

“Namanya foto kan pasti ada gayanya. Cuma kita tidak tahu bahwa dampaknya seperti ini. Saat foto itu kita sedang di acara Hari Pahlawan 2018 kemarin,” terang AT saat ditemui di kantor Bawaslu Kota Tangerang, Senin (18/2/2019).

Kata AT, setelah berfoto salah satu temanya mengapload foto tersebut ke jejaring sosial media (Sosmed) Facebook. Namun malah hal yang tidak dirinya sangka yang terjadi. Padahal AT juga mengaku sadar bahwa dirinya Aparatus Sipil Negara (ASN).

“Sebelumnya juga kita tidak tahu bahwa adanya aturan seperti ini. Sosialisasi saja tidak ada. Akhirnya salah satu dari unsur masyarakat ada yang melapor ke Bawaslu Kota Tangerang,” jelasnya.

AT menambahkan, saat berfoto ia juga mengaku tidak ada sama sekali maksut dan tujuan tertentu. Selain itu kata dia, kurangnya sosialisasi juga membuat dirinya tak mengetahui bahwa adanya larangan ASN berpose saat berfoto.

“Sebelumya juga saya sudah dipanggil dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Ciledug. Tapi Alhamdulillah, gara-gara dipanggil kita jadi sudah tau bahwa berpose itu tidak sembarangan,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kelima Sekel yang dipanggil oleh Bawaslu Kota Tangerang itu berasal dari Kelurahan Sudimara Barat, Sudimara Selatan, Paninggilan, Paninggilan Utara dan Parung Serab. (Amd)