Home Berita Warga Kampung Pintu Air Pakuhaji Keluhkan Limbah Pabrik Karung

Warga Kampung Pintu Air Pakuhaji Keluhkan Limbah Pabrik Karung

0

Warga Kampung Pintu Air, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji keluhkan limbah pabrik karung bekas yang diduga dibuang sembarangan ke saluran irigasi.

Salah satu warga Kampung Pintu Air RT 01/RW 04, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Ujang mengatakan, pabrik itu beroperasi mencuci karung bekas. Diduga air limbahnya dibuang ke saluran irigasi di kampungya. Menurut Ujang, pabrik itu sudah beroperasi sejak lama dan kondisi saluran irigasi tercemar.

“Kalau lamanya beroperasi, saya tidak tahu pasti. Kurang lebih sekitar 5 tahun, ” kata Ujang.

Lanjutnya, saluran irigasi tercemar dan menimbulkan aroma bau yang sangat menyengat.

“Dulu ngalirnya ke Alar, mungkin karena warga kesal. Mereka kompak membuat bendungan. Irigasi yang tercemar, kini warga yang tadinya masih bisa mencuci pakaiaan di saluran itu, sudah tidak bisa lagi, karena airnya sangat kotor dan bau sekali. Orang yang tidak biasa bisa muntah cium aromanya,” kata Ujang.

Sementara itu, Sani yang juga warga setempat menambahkan, pabrik menimbulkan asap.  “Pabrik itu gak punya cerobong asap, jadi asepnya meleber ke pemukiman warga. Mana bau asapnya nyesek ke idung juga,” katanya.

Sani mengaku, awal pendirian pabrik itu memang sempat warga diminta tandatangan dan diberi uang sebesar 50 ribu.

Dia berharap pabrik karung tidak membuang limbahnya ke saluran irigasi dan membuat cerobong asap.

“Harapan kami pabriknya tidak membuang limbahnya ke irigasi, karena airnya jadi bau. Untuk pemerintah semoga bisa bertindak tegas menegur pabrik itu,” katanya. (Sam)