Home Berita Kerja Nyata Pemuda Mauk Dirikan Bank Sakumis Bersalaman di Ketapang

Kerja Nyata Pemuda Mauk Dirikan Bank Sakumis Bersalaman di Ketapang

0

Persoalan sampah sampai saat ini masih menjadi persoalan lingkungan yang belum sepenuhnya teratasi di Kabupaten Tangerang.

Hal ini yang mendasari pemuda Mauk dibawah asuhan Ketua Karang Taruna Kecamatan Mauk, mendirikan Bank Sakumis Bersalaman (Bank Sampah Keluarga Masyarakat Indonesia Sejahtera Bersalaman), di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (17/10/2020).

Direktur Bank Sakumis Sampah Hapit Darnawan mengatakan, awal ide dan gagasan melihat banyak sampah berserakan di pinggir jalan dan menumpuk, tempat pembuangan sampah (TPS) yang selalu penuh tiap harinya, dan akhirnya pemuda ketapang berinisiasi untuk mencari solusi permasalahan sampah.

“Berkat dorongan Ketua Karang Taruna Kecamatan Mauk, Bappeda, serta didampingi oleh Dosen IPB, kita akhirnya sepakat untuk mendirikan Bank Sampah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hapit mengungkapkan, Bank Sampah ini solusi. Sebab, jika sekedar kerja bakti hanya bersifat sementara. Dan sering dilakukan warga. Namun bagaimana cara memanfaatkan dan mengolah sampah yang bisa bermanfaat untuk semua orang.

“Ini merupakan mental dan kebiasaan masyarakat yang harus diubah. Bukan sekadar membersihkan saja. Tapi bagimana menyulap sampah itu menjadi berkah dan bermanfaat,” ungkapnya.

Selain itu, kata Hapit bertujuan agar Desa Ketapang bebas dari sampah, Bank Sakumis Bersalaman juga berencana akan mendaur ulang menjadi kerajinan. Seperti membuat bangku dan meja dari botol, serta tas dari bekas bungkus kopi. Lanjut Hapit Bank Sampah yang kelola juga bisa menjadi peluang untuk membuka lapangan pekerjaan ke depannya.

“Kita akan berdayakan warga sekitar, terutama anak-anak muda yang kreatif, inovatif, produktuf dan yang terpenting  tidak malu dan mau bergelut di tempat bau bermain di tempat sampah tapi bisa menghasilkan nilai ekonomi. Bank Sakumis Bersalaman berencana menjadi bank sampah pusat. Serta akan mendirikan unit-unit Bank Sampah di sejumlah desa di Kecamatan Mauk.

Ahmad Satibi Ketua Karang Taruna Kecamatan Mauk menambahkan, Bank Sakumis ini terobosan baru disaat pandemi Covid-19, dimana para pemuda memiliki gagasan cemerlang untuk membantu pemerintah daerah dalam mengatasi sampah.

“Ini patut kita dukung bersama agar ketapang khususnya kecamatan mauk agar bebas dari sampah, dan bisa membuka lapangan pekerjaan, kalau bukan kita yang peduli siapa lagi,” pungkasnya. (Sam)