Home Berita AISOKUIKI jadi Filosofi Dua Mahasiswa Unpam Membuka Usaha di tengah Pandemi

AISOKUIKI jadi Filosofi Dua Mahasiswa Unpam Membuka Usaha di tengah Pandemi

0

Pandemi Covid-19 bukan menjadi alasan untuk menyerah bertahan hidup, seperti dua mahasiswa Universitas Pamulang ini yang hidup diperantauan untuk menempuh pendidikan. Mereka adalah Septian dan Ferzi asal Sumatera.

Bermodal pas-pasan dan tekad, mereka memulai usaha tradisional khas Jogja dengan gerobak tepat di pinggir Jalan Raya Puspiptek, Bakti Jaya, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel).

Usaha itu adalah angkringan yang diberi nama AISOKUIKI. Nama usaha yang berarti ‘Saya Pasti Biasa’ menjadi filosofis mereka memulai hingga sukses berwirausaha, meski mereka menyadari saat ini masih dalam Pandemi Covid-19.

Septian menyebutkan, usaha angkringan yang dikelolanya menyajikan nasi kucing yang berisi segumpal nasi, orek tempe, ikan teri. Selain itu juga ada berbagai macam sate dan minuman, terutama susu jahe panas.

“Kita mulai belum lama ini. Alhamdulillah mesti keadaan seperti ini (Covid-19), kami yakin bisa,” ungkapnya.

Septian mengungkapkan, hidup di tanah perantauan sudah menjadi resiko yang diambil olehnya tanpa harus membebani orangtua. Selain belajar mandiri dan berdikari, baginya kelak nanti menjadi inspirasi bagi orang lain.

“Kita mau tidak mau harus survive (bertahan hidup) mesti seperti ini. Yah, nanti kelak jadi cerita,” katanya sambil tersenyum lebar.

Senada dengan Ferzi rekan usaha Septian mengungkapkan, setiap pekan usaha yang dikelolanya meraup omset sekitar 2 jutaan rupiah. Meski di tengah masa Pandemi Covid-19, hasil itu dapat menyambung kebutuhan mereka terutama pendidikan.

“Cukup untuk kebutuhan kita berdua. Kalau biaya kuliah itu nomor satu dulu yang diprioritaskan setelah itu biasa kopi rokok,” sebut Ferzi, Mahasiswa Fakultas Ilmu Hukum.

Membiayai hidup dan pendidikan dengan kantong sendiri tanpa membebani orangtua memang cara hidup yang mesti diacungi jempol kepada mereka. Filosofi usaha mereka juga patut dipuji dan ditiru. Keyakinan diiringi usaha maka tujuan pun sampai. (Red)