Home Berita Sahabat Polisi Siap Jembatani Masyarakat dengan Polri

Sahabat Polisi Siap Jembatani Masyarakat dengan Polri

0

Sahabat Polisi​ berfungsi untuk mewujudkan terbinanya masyarakat yang proaktif, berpartisipasi mendukung penguatan institusi, fungsi, wewenang, dan penyelenggaraan tugas Kepolisian Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Umum Sahabat Polisi, Fonda Tangguh saat diwawancara khusus oleh tangerangonline.id di Gedung Lumbini, Petamburan, Jakarta.

Menurut Fonda, program-program Polri belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Sebenarnya semua program Polri sudah bagus, hanya terkadang belum bisa menjangkau semua lapisan masyarakat kendati sudah maksimal sosialisasi ke seluruh provinsi di Indonesia.

“Sahabat polisi hadir untuk menjembatani antara masyarakat kepada kepolisian,” ujar Fonda.

Dirinya menengarai masih banyak masyarakat yang takut dan tidak tahu bagaimana menyampaikan informasi, masukan dan dekat dengan kepolisian. “Kami merasa terpangil untuk membantu meminimalisir kekurang pahaman, dan ingin lebih mendekatkan masyarakat,” terang Fonda lagi.

Sedangkan terkait Sahabat Polri, sebutnya, memiliki pengurus dari masyarakat sipil dan dari berbagai latar belakang, mulai dari bagian cyber anak-anak muda yang paham akan teknologi, dan lainnya.

“Bagain legal kami rekrut yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang tersebut sarjana muda di bidang hukum, seperti Mbak intan beliau sosok pengacara muda yang perduli pada ormas ini, dia siap membantu melayani masyarakat dan sinergy dengan Polri,” ungkap Fonda.

Sebagai ketum, Fonda dalam menjalankan organisasi ini menjelaskan tidak bisa sendirian atau hanya beberapa orang saja dikarenakan roda organisasi harus berjalan sesuai relnya.

Sekjen Sahabat Polisi yaitu Joniah SE Akt M.Ak ACPA dan Agung Sumantri sebagai Wakil Sekjen. Bagian humas memiliki keahlian ilmu komunikasi sarjana yang ahli di bidangnya, dan lain sebagainya semua bergabung dalam Sahabat Polri. “Tentunya kami harapkan masyarakat merasa lebih nyaman untuk menyampaikan informasi, apapun yang berkaitan dengan pengamanan, keamanan bersama, pasti langsung kami tindak lanjuti kami sampaikan kepada Polri,” ujarnya.

“Jika siap menjadi penghubung, mediator, jadi kami berada di tengah-tengah, jika Polri​memang harus di kritik di ingatkan, kami juga akan lakukan itu sebagai kontrol sosial tentu kita akan sinergy terus demi terciptanya kenyaman, perlindungan kepada kepentingan masyarakat,​ tidak benar jika kami dikatakan hanya memihak Polri saja,” imbuhnya.

Sahabat Polisi sudah melakukan gerakan bedah rumah, membantu masyarakat yang memang benar-benar butuh dibantu, lalu menjalankan program kemanusian lainnya seperti Jumat berkah membagikan makan siang di setiap hari jumat, untuk pemulung, tukang ojek dan masyarakat lain.

Fonda Tangguh juga mengatakan organisasi yang dipimpinnya ini​adalah organisasi intelektual dan bukan organisasi massa. “Saya ingin dapat dukungan dari semua pengurus agar bekerja secara profesional untuk menjadi mitra polisi yang baik dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya disela-sela acara Bincang Hebat dengan host seorang akademisi dosen dari Universitas Mercu Buana Jakarta, Sabena M.Ikom atau akrab disapa Bena Rangkuti.

Ketua Pembina Sahabat Polisi Wibisono menambahkan, satu hal yang penting dalam berorganisasi adalah loyalitas ke pimpinan, transparan, dan kerja kreatif. “Nantinya kalau ada dana masuk diatur secara baik demi kemajuan organisasi, organisasi ini harus solid, terbuka, menjunjung tinggi loyalitas dan bisa bermanfaat untuk bangsa dan Negara,” ujaranya. (BNR)​