Home News Update Daerah Pandeglang Sering Rawan Kebakaran Tapi Minim Mobil Damkar 

Daerah Pandeglang Sering Rawan Kebakaran Tapi Minim Mobil Damkar 

0

Akhir-akhir ini di wilayah Pandeglang sering terjadi musibah kebakaran, dan minimnya mobil pemadam kebakaran untuk dengan cepat bisa mengantisipasi menjalarnya api ke rumah lainnya. Seperti hari ini terjadi kebakaran 1 rumah Desa Kawoyan, Kecamatan Carita dan 2 rumah di desa karya utama, Kecamatan Cikedal. Beruntung warga sekitar berupaya memadamkan api tersebut dengan alat seadanya. Musibah kebakaran yang menghabiskan 3 rumah warga itu terjadi, Rabu (14/04/21) sekitar pukul 09.30 Wib.

Menurut keterangan salah satu saksi Masri menjelaskan, pada saat kejadian di dalam rumah ada anak korban Ridwan (6), saat itu anak korban sedang main di dalam rumah tiba tiba melihat muncul api dari bagian dalam kamar yang dengan cepat membesar.

“Melihat hal tersebut anak korban Langsung berlari keluar sambil berteriak-teriak minta tolong kepada warga” katanya.

Lanjut Masrip, Kemudian warga secara bersama-sama membantu memadamkan api dengan menggunakan alat bantu seadanya agar tidak menyebar ke permukiman warga yg lain, kondisi struktur bangunan terbuat dari kayu dan bilik membuat api cepat membesar.

“Alhamdulillah jam 10.30 wib api berhasil di padamkan oleh warga dengan kondisi bangunan berikut isinya terbakar habis.” ujarnya.

Sementara Itu Kapolsek Carita IPTU H Dadan melalui sambungan Telponnya Membenarkan kejadian tersebut, penyebab kebakaran menurut warga diduga dari obat nyamuk bakar yang ada di dalam kamar korban.

“Untuk kerugian materi di perkirakan sekitar 30 juta rupiah dan untuk tindak lanjut pihak kepolisian sudah mendatangai Tempat kejadian Perkara (TKP) dan melaporkan kepada pimpinan.” katanya.

Hal senada disampaikan Ade dari Tagana Kabupaten Pandeglang, membenarkan telah terjadi kebakaran yang menghanguskan 2 rumah warga di Desa Karya Utama tersebut.

“Benar tadi telah terjadi kebakaran 2 rumah warga hangus, terjadi diduga akibat konsleting listrik. Beruntung warga berhasil memadamkan api itu, dan setelah itu baru datang mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Pandeglang yang jaraknya menuju lokasi sekitar 45 km dari lokasi kebakaran.” beber Ade kepada media singkat. (Den)