Home Bandara Jangan Coba-coba Gunakan Identitas Palsu Saat Terbang Melalui Bandara Soetta

Jangan Coba-coba Gunakan Identitas Palsu Saat Terbang Melalui Bandara Soetta

0

Bandara Soekarno-Hatta tengah menyiapkan fasilitas pengenalan wajah (face recognition) dengan teknologi biometrik yang nantinya dapat memudahkan penumpang pesawat untuk memproses keberangkatan.

Senior General Of Branch Communication and Legal Bandara Soetta PT Angkasa Pura II, M Holik Muardi mengatakan, nantinya setiap penumpang dapat dengan mudah menuju Boarding Lounge tanpa harus menunjukkan identitas seperti KTP dan Boarding Pass di Security Check Point (SCP) 2.

“Hal ini tentu akan meringankan bagi penumpang yang akan naik pesawat tidak perlu repot lagi mengeluarkan identitas dan boarding pas. Cukup dilakukan melalui face recognition yang ada di Bandara Soekarno-Hatta,” kata Holik kepada tangerangonline.id di Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (18/11/2021).

Selain memudahkan calon penumpang, kata Holik, sarana face recognition juga dapat menekan praktik penggunaan identitas orang lain maupun identitas palsu saat terbang melalui Bandara Soetta.

Pasalnya, aplikasi travelin yang menjadi syarat utama untuk menggunakan fasilitas face rocognition ini terintegerasi dengan data kependudukan di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

“Ini tentunya akan menambah pengalaman baru penumpang dan juga untuk menekan terjadinya data palsu atau identitas palsu oleh calon penumpang itu sendiri. Kami juga bekerjasama dengan Ditjen Dukcapil untuk melakukan validasi data yang diupload di (aplikasi) travelin sehingga menghindari data yang tidak sesuai,” ujar Holik.

Saat ini, PT Angkasa Pura II tengah melakukan uji coba terhadap sarana pengenalan wajah yang dipasang di SCP 2 Bandara Soekarno-Hatta. Rencananya, fasilitas teranyar ini akan efektif diimplementasikan pada Januari 2022.

“Jadi saat ini masih dalam rangka uji coba, dan sedang dilakukan evaluasi. Nanti setelah mendapatkan verifikasi dari Kememterian Perhubungan rencana akan dimplementasikan awal tahun depan,” tutur Holik. (Rmt)