Ratusan Peserta Ikut Seleksi Pelatihan Kerja di BLK Kabupaten Tangerang

By
2 Min Read

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang terus menggenjot pelatihan kerja berbasis kompetensi untuk menekan angka pengangguran. Ratusan warga mengikuti seleksi di Balai Latihan Kerja (BLK) Jayanti dan BLK Kosambi.

Kepala UPTD Latihan Kerja Disnaker Kabupaten Tangerang Bambang Dwi Purwanto mengatakan, seleksi di BLK Jayanti diikuti 283 peserta pada hari pertama dan sekitar 180 peserta pada hari kedua.

“Antusias peserta cukup tinggi. Dari tujuh kejuruan yang dibuka, masing-masing akan menyaring 16 peserta terbaik. Jadi total ada 112 peserta yang akan mengikuti pelatihan,” kata Bambang kepada tangerangonline.id, Jumat (18/9/2026).

Tujuh program pelatihan di BLK Jayanti meliputi Welder SMAW 1G, servis sepeda motor sistem injeksi, operator forklift, Practical Office Advance, kuliner roti dan kue, rias wajah, serta peracik minuman kopi.

Seleksi juga akan digelar di BLK Kosambi pada Rabu (23/9). Sebanyak 191 pendaftar akan memperebutkan kuota pada enam program kejuruan, yakni Desain Grafis Muda, teknis perawatan AC residensial, bubut mesin, technical service sistem kelistrikan mobil, housekeeping, dan operator forklift.

Peserta yang lolos dijadwalkan mulai masuk pada 1 Oktober 2026. Mereka akan menjalani pembekalan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) serta materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama dua hari.

“Pembukaan resmi pelatihan rencananya dilaksanakan pada 5 Oktober 2026 dan ditargetkan dibuka langsung oleh Bupati Tangerang,” ujar Bambang.

Gandeng Industri hingga Pelatihan Jemput Bola

Untuk memperluas penyerapan tenaga kerja, UPTD BLK juga menggandeng sektor swasta melalui kerja sama atau MOU. Salah satunya dengan PT Adis Dimension Footwear, terutama dalam fasilitasi pelatihan di tengah proses revitalisasi sarana dan prasarana BLK.

Lulusan pelatihan nantinya tak hanya dibekali keterampilan. Disnaker juga mengupayakan mereka masuk program pemagangan industri melalui kolaborasi dengan Bidang Penempatan Kerja.

Pelatihan juga menyasar calon wirausaha. Disnaker Kabupaten Tangerang menjalankan pelatihan berbasis masyarakat menggunakan Mobile Training Unit (MTU).

Armada MTU diterjunkan langsung ke kecamatan dengan pelatihan seperti otomotif sepeda motor, kuliner, dan menjahit. Peserta yang telah menyelesaikan pelatihan juga akan mendapat bantuan peralatan kerja untuk mendukung usaha secara mandiri. (rez)

Share This Article