Pada bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pandeglang menargetkan mendapatan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp.3 Miliar di tahun 2025 tersebut.
Menurut Pery Hasanudin selaku Ketua Baznas Kabupaten Pandeglang, bahwa sebagian besar penyumbang ZIS itu dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang.
“Maka estimasi target ZIS tahun 2025 Baznas Pandeglang menargetkan sebesar Rp3 miliar dalam pengumpulan ZIS, dan sebagian besar ZIS berasal dari ASN, sementara dari masyarakat umum hanya sekitar satu hingga dua persen,” ungkap Pery Hasanudin kepada media, Senin (03/03/2025) di kantornya.
Pery Hasanudin menjelaskan, target tersebut ditetapkan berdasarkan realisasi penerimaan tahun sebelumnya, dan dana yang dihimpun akan dialokasikan untuk lima kegiatan utama. Berdasarkan capaian tahun lalu, pihaknya optimistis target tahun 2025 ini bisa terealisasi.
“Alhamdulillah, tahun 2024 lalu target melebihi yang ditetapkan, makanya kita optimis tahun 2025 ini akan tercapai sesuai target,” terangnya.
Lanjutnya, untuk penetapan target ZIS 2025 dilakukan berdasarkan hasil rapat Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) yang telah dilaksanakan.
“Penetapan target ini tidak bisa sembarangan, harus proporsional dan berdasarkan perhitungan yang matang,” ujarnya.
Ditambahkannya, hal ini juga bergantung pada bagaimana dukungan dari para pemangku kebijakan terhadap Baznas, padahal pihaknya juga turut membantu pemerintah.
“Dana ZIS yang dihimpun disalurkan ke berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, perumahan, serta bantuan sarana dan prasarana keagamaan di wilayah Kabupaten Pandeglang,” imbuhnya.
“Menjelang Ramadan 1446 H/2025, Baznas Pandeglang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai program yang telah disiapkan,” pungkasnya. (Den).

