Pemasaran Produk Umkm Lewat Media Sosial Di Masjid Darul Khoir, Jakarta Timur

By
3 Min Read

 

Sektor UMKM menghadapi tantangan rendahnya literasi digital strategis sehingga pemanfaatan media sosial sebagai alat promosi belum optimal. Untuk mengatasi stagnasi ini, diperlukan kolaborasi berbasis keluarga yang mensinergikan kemampuan teknologi remaja dengan orang tua, meski sering terhambat oleh masalah komunikasi. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Masjid Darul Khoir, Ciracas, merancang Pelatihan Keterampilan Komunikasi Anak dan Orang Tua agar Remaja Masjid mampu menjadi agen perubahan dalam membangun ekosistem bisnis digital yang solid.

Transformasi Digital: Integrasi Pemasaran Dan Harmoni Keluarga
Pemasaran digital esensial bagi UMKM untuk memperluas akses pasar dan membangun loyalitas pelanggan secara efisien. Namun, keberhasilan teknologi ini menuntut infrastruktur sosial yang kokoh, khususnya keharmonisan keluarga sebagai inkubator ide inovatif bagi operasional bisnis rumahan. Dalam hal ini, organisasi kepemudaan seperti Remaja Masjid mengambil peran strategis sebagai jembatan pengetahuan (knowledge broker) untuk memfasilitasi transfer keahlian pemasaran kepada generasi yang lebih tua, guna menekan kesenjangan digital secara harmonis.

Mengurai Kendala: Pendekatan Edukatif Dan Kolaboratif
PKM ini menerapkan metode interaktif dan partisipatif bagi anggota Remaja Masjid Darul Khoir beserta orang tua mereka selaku pelaku UMKM. Rangkaian kegiatannya meliputi pemaparan teoretis, diskusi penyelesaian kendala komunikasi keluarga, hingga sesi simulasi pendampingan kewirausahaan. Melalui role-playing, anak-anak dilatih untuk menyampaikan gagasan promosi secara asertif sementara orang tua mempraktikkan active listening, yang kemudian berujung pada kerja kolaboratif merancang desain konten pemasaran secara bersama.

Sinergi Baru: Optimalisasi Digital Dan Ekosistem Warga
Kegiatan ini berhasil membekali peserta dengan wawasan teknis penggunaan platform seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook secara komprehensif. Capaian paling mendasar adalah transformasi komunikasi keluarga; terurainya stres dan hambatan interaksi membuat orang tua percaya untuk mendelegasikan tugas promosi kepada anak-anaknya. Pemuda kini bertindak sebagai konsultan digital internal keluarga, menciptakan transparansi yang memperkuat ikatan ekosistem Rukun Tetangga dan berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi lokal.

Menuju Umkm Berdaya Saing Dan Harmonis
Sinergi antara edukasi pemasaran digital dan komunikasi antargenerasi dalam program ini terbukti efektif meningkatkan literasi teknologi sekaligus mempererat keharmonisan keluarga. Pendekatan terpadu ini diharapkan mampu mengakselerasi jangkauan pasar, mendongkrak daya saing UMKM, dan memacu pertumbuhan ekonomi komunal yang berkelanjutan. Sebagai tindak lanjut, pengurus masjid dan pemangku kepentingan disarankan menjadikan pelatihan ini sebagai agenda berkelanjutan guna memperkuat posisi dan peran strategis pemuda dalam rantai ekosistem ekonomi.

Share This Article