PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports memastikan persiapan optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Bandung berjalan sesuai jadwal.
Bandara ini rencananya akan segera kembali melayani penerbangan pesawat jet setelah serangkaian peningkatan fasilitas dan operasional rampung.
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Fokus persiapan adalah pemenuhan seluruh aspek kesiapan operasional sesuai yang ditetapkan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan,” ujar Arie, Senin (27/7/2026).
Peningkatan Keselamatan dan Keamanan
Sejumlah fasilitas keselamatan telah terpenuhi, termasuk kendaraan siaga Foam Tender untuk keadaan darurat serta peningkatan kapasitas PKP-PK Kategori 7.
Di sisi keamanan, Bandara Husein Sastranegara memperkuat Screening Check Point (SCP) dengan mesin x-ray, walkthrough metal detector (WMTD), dan handheld metal detector (HHTD).
“Sementara itu di sisi udara, dilakukan pekerjaan untuk peningkatan daya dukung runway, taxiway dan apron,” tambah Arie.
6 Maskapai Ajukan Rute ke Bandung
Sejalan dengan persiapan operasional, InJourney Airports telah menyampaikan rencana operasi kepada maskapai. Hasilnya, enam maskapai resmi mengajukan rute penerbangan dari dan ke Bandung:
- Citilink: Kualanamu, Denpasar, Surabaya
- Super Air Jet: Kualanamu, Denpasar, Pekanbaru, Makassar, Batam, Padang, Balikpapan, Pontianak
- GarudaIndonesia: Denpasar
- Transnusa: Kuala Lumpur, Johor Bahru, Lampung
- Scoot: Singapura
- Wings Air: Lampung, Palembang
InJourney Airports juga memastikan ketersediaan slot time penerbangan (take off dan landing) sesuai kapasitas bandara untuk mengakomodir permintaan tersebut.
“Kami berharap konektivitas penerbangan Bandara Husein Sastranegara dapat mendukung penuh pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Jawa Barat dan Kota Bandung khususnya,” ujar Arie. (Rmt)

