Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada 23 Juli mendatang, Pemuda Kota Tangerang gelar lomba Short Movie and Film Festival 2018.
Dengan mengusung tema “Pemuda Kreatif Penerus Bangsa Produktif” acara ini diinisiasi oleh beberapa Organisasi Kepemudaan (OKP) yang terhimpun didalam KNPI Kota Tangerang.
Ridho Fatullah Ketua Pelaksana Short Movie and Film Festival 2018 menjelaskan, pendaftaran peserta sudah mulai berjalan dari tanggal 21 juni yang akan ditutup sampai 8 juli, dan pengiriman video peserta ditunggu paling lambatnya tanggal 19 juli 2018.
“Alhamdulillah sampai saat ini sudah ada sekitar 20 lebih pendaftar yang sudah mengambil formulir, dan untuk acara puncak itu di tanggal 28 juli, yang akan dimeriahkan dengan pemutaran film dan gues star band,” ujar pria dengan sapaan akrab Idunk, Senin (02/07/2018).
Ridho menjelaskan, lomba tersebut dibagi menjadi 2 kategori, ada kategori umum dan kategori pelajar. Selain itu juga, para peserta harus memilih tema yang sudah diputuskan oleh panitia.
“Untuk kategori pelajar itu tingkat SMA dan SMK, sedangkan untuk umum maksimal umurnya itu 30 tahun. Dan semua peserta untuk temanya itu bisa dipilih salah satu. Ada tema Nilai Nilai Kebinekaan Indonesia, lalu Keistimewaan Kota Tangerang, ada juga Peranan Pemuda Dalam Pembangunan, dan setiap peserta harus mengambil videonya di Kota Tangerang,” terangnya.
Ridho membeberkan, setiap peserta bisa mendaftarkan dirinya melalui online atau bisa langsung mendatangi kantor KNPI Kota Tangerang.
“Yang mau ikut meramaikan serta memeriahkan acara ini bisa mendaftarkan lewat online di Instagram (IG) @shortmoviefestival atau @dpdknpikotangerang. Bisa juga daftar dan ambil formulis via whatsapp di nomor : 081380709673 atau bisa langsung datang ke kantor KNPI Kota Tangerang yang berlokasi di Jalan A. Damyati, Nomor 28, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang,” bebernya.
Dengan adanya acara ini, Ridho juga berharap para pemuda di Kota Tangerang ikut andil dalam acara, dan bisa menunjukkan kreativitas dirinya yang terpendam.
“Pemuda di Kota Tangerang harus peduli dengan Kotanya sendiri. Dari pembangunan sampai ke peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pernanan pemuda harus ada,” harapnya.
“Selain itu juga, ini menjadi salah satu cara untuk menunjukkan wisata yang ada di kota tangerang kepada orang yang belum mengetahui. Karena mereka yang mengikuti event ini, pasti mengambil gambar atau mengambil videonya di tempat yang memang menjadi wisata di Kota Tangerang ini,” tukasnya. (Amd)

