Home Berita AKP Abdul Munir Korban Pesawat Skytrac Sejak Kecil Bercita-Cita Jadi Pilot

AKP Abdul Munir Korban Pesawat Skytrac Sejak Kecil Bercita-Cita Jadi Pilot

0

Ajun Komisaris Polisi (AKP) Abdul Munir korban jatuhnya pesawat Skytrac di Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (3/12/2016), sejak kecil bercita-cita untuk menjadi pilot. Munir berkeinginan mengendalikan pesawat untuk bermanuver di udara bermula pada saat melihat sebuah pameran udara tahun 1995. Dalam peragaan keahlian pilot itu, salah satu pesawat dikendalikan suami Retno, kakak tertua Munir.

Kakak perempuanya menceritakan tentang kejadian setelah pulang dari pemeran tersebut karena melihat sang adik yang diam pada saat pulang.

“Pulang dari pameran itu dia saya tanya, dia bilang ‘saya mau jadi pilot kak’,” ucap Retno, kakak kandungnya kepada tangerangonline.id di rumah duka, Perumahan Villa Dago, Cluster Parangritis, Blok C No. 22 Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (17/12/2016).

Tak mudah untuk menjadi pilot karena banyaknya saingan menjadikan rintangan tersendiri untuk almarhum Munir dikala itu, namun ia harus menjalani pendidikan Perwira Polri Sumber Sarjana (PPSS).

“Setelah lulus dari SMA tahun 1996, baru tahun 1999 dia bisa masuk ke Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug dan lulus PPSS tahun 2003 Pada waktu itu ada 800 orang yang bersaing untuk menjadi 18 calon pilot, Dia lulus pendidikan PPSS, langsung berkarir sebagai pilot di Polisi Udara Mabes Polri” jelasnya.

Retno merasa sangat kehilangan atas kejadian yang menimpa adiknya. Meninggalnya AKP Munir dirasakan Retno seperti sebuah mimpi.

“Almarhum memang sangat dekat dengan saya karena setelah ibu meninggal, baliknya ke saya terus makanya pas denger kabar pesawat yang ditumpanginya lost contact, saya langsung syok, sampai saat ini saya pun masih syok, terasa mimpi karena almarhum sangat  dekat dengan saya, mulai dari ibu meninggal, sampai saat ini saya jadi merasa sangat kehilangan,” tuturnya. (arf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here