Home Berita Kepala BKIPM KKP Ajak Taruna STP Bogor Sosialisasikan Pengelolaan Sumberdaya Perikanan

Kepala BKIPM KKP Ajak Taruna STP Bogor Sosialisasikan Pengelolaan Sumberdaya Perikanan

0

Kegiatan di aula Sekolah Tinggi Perikanan (STP) tidak seperti biasanya. Sejak pukul 08.00 WIB pagi tadi, aula dipenuhi oleh ratusan taruna dan taruni STP.

Hadirnya Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Pertanian, Dr Rina menarik perhatian ratusan taruna dan taruni STP.

Kehadiran, Dr Rina ke kampus STP yang berlokasi di Cikaret, Bogor, Jawa Barat ini untuk memberikan kuliah umum kepada calon penyuluh perikanan.

Kuliah umum yang dipaparkan mantan dosen STP Bogor ini bertema ‘Kedaulatan Pengelolaan Sumberdaya Perikanan untuk Kesejahteraan’. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian acara Hari Bakti BKIPM 2017.

Kedaulatan diartikan sebagai kemandirian dalam mengelola dan memanfaatkan sumberdaya kelautan dan perikanan dengan memperkuat kemampuan nasional untuk melakukan penegakan hukum demi mewujudkan kedaulatan secara ekonomi, yang dilakukan melalui pengawasan pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan serta perkarantinaan ikan, pengendalian mutu, keamanan hasil perikanan, dan keamanan hayati ikan.

Sementara, kesejahteraan diartikan bahwa pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan adalah untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, yang dilakukan melalui pengembangan kapasitas SDM dan pemberdayaan masyarakat serta pengembangan inovasi iptek kelautan dan perikanan.

Taruna taruni terlihat antusias mengikuti kuliah umum tersebut. Seluruh taruna dan taruni  terlihat kompak mengenakan seragam dan badge-badge kebanggaan STP.

Dr Rina mengajak taruna dan taruni untuk mensosialisasikan seluruh ketentuan atau aturan pemerintah terkait sumberdaya khususnya hasil laut dan perikanan kepada masyarakat asal daripada taruna dan taruni itu sendiri.

“Kita harus mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya nelayan agar mereka mengetahui bahwa ada peraturan tentang larangan penangkapan hasil perikanan mulai dari baby lobster, kepiting dan ranjungan dalam kondisi bertelur atau dalam keadaan belum layak dilalulintaskan,” kata Dr Rina dalam paparannya di STP Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/4/2017).

Yang menjadi pokok utama dalam kuliah umum tersebut ialah semakin menurunnya hasil kelautan dan perikanan yang notabenenya merupakan hasil laut perikanan Indonesia.

Maraknya kasus penyeludupan atau melalulintaskan Benih Lobster, Kepiting dalam kondisi bertelur, dan Ranjungan membuat KKP harus bekerja lebih ekstra untuk mensosialisasikan kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga sumberdaya perikanan.

Dalam kuliah umum tersebut hadir sejumlah pejabat BKIPM KKP, antara lain Kepala Balai BKIPM Jakarta I Sitti Chadidjah dan Dosen STP Bogor. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here