Beranda Berita AP II Tindak Tegas Calo Tiket di Bandara Soetta

AP II Tindak Tegas Calo Tiket di Bandara Soetta

0

Calo tiket pesawat kembali berkeliaran di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). PT Angkasa Pura II mengaku akan menindak tegas oknum-oknum yang terlibat percaloan tiket pesawat di Bandara tersebut.

Security, Rescue, & Fire Fighting Senior Manager Bandara Soetta, Tommy Hadi Bawono mengatakan, para calo tersebut menjual tiket hanya sebagai pekerjaan sampingan saja, pada dasarnya mereka merupakan pekerja di Bandara Soetta. Kendati hanya sampingan, namun penjualan tiket di terminal merupakan praktik ilegal.

 

“Kita hanya memberikan efek jera saja, karena mereka umumnya adalah pekerja-pekerja di Soekarno-Hatta, contohnya petugas airline, ada juga petugas yang lain,” kata Tommy kepada tangerangonline.id, Jumat (23/6/2017).

Para calo yang tertangkap tangan menawarkan tiket pesawat kepada penumpang tersebut diminta petugas membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Kita berikan efek jera, namun apabila kembali melakukan praktik serupa maka akan kita serahkan ke Kepolisian,” tegas Tommy.

Seperti diketahui, pada tahun 2014 lalu Kementerian Perhubungan mengeluarkan surat edaran tentang larangan melarang tiket di terminal penumpang Bandara. Dan pada Februari 2015 lalu,  PT Angkasa Pura II  menutup semua konter yang menjual tiket di Bandara Soetta.

 

 

Terpisah, Chief Officer In Charge (OIC) Achmad Chairul mengatakan, pihaknya akan semakin rutin menggelar patroli gabungan untuk mempersempit ruang gerak para calo tiket tersebut. Pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI dan Kepolisian.

 

 

“Terkait dengan preventif dari praktik-praktik ilegal baik percaloan-percaloan di bandara Soekarno-Hatta, kami pihak Angkasa Pura II dalam hal ini di Posko Utama Angkutan Lebaran dari H-15 sampai dengan H+10, kami siap untuk menghadapi itu semua dengan cara berkoordinasi dengan pihak keamanan terkait baik dari Avsec, TNI dan Kepolisian,” kata Chairul.

 

 

Petugas gabungan lanjut Chairul, rutin melakukan patroli bersama-sama di seluruh Terminal dan area-area non terminal untuk menekan ruang gerak para calo tiket tersebut.

 

 

“Sehingga dengan koordinasi dari Posko dan di lapangan serta mobile post kepada teman-teman operation di terminal menjadikan titik-titik mereka (calo) menjadi sempit untuk melakukan aktivitas ilegal yaitu calo tiket,” pungkasnya. (Rmt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini