Home Berita SPMI Kota Tangerang akan Demo Kantor Gubernur Banten Soal UMK

SPMI Kota Tangerang akan Demo Kantor Gubernur Banten Soal UMK

0

Penetapan upah minimum kota (UMK) 2018 di Provinsi Banten sudah ditetapkan pada Senin (20/11/2017). Hasil penetapan tersebut mendapat reaksi penolakan keras dari para buruh yang berada di Tangerang.

Hal itu diungkapkan Sekjen Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI), Riden, dengan akan akan demo mengepung Kantor Gubenur Banten dalam menyuarakan aspirasinya.

“Kami sangat menolak penolakan UMK yang sudah ditetapkan tersebut. Rencananya akan menggelar aksi besar – besaran di Pusat Pemerintahan Gubernur Banten,” ujar Riden kepada awak media lewat siaran resmi, Selasa (21/11/2017).

Hari ini jajarannya menggelar jumpa pers terkait permasalahan itu. Preskon dilaksanakan di Gedung Sastra Plaza, Jatiuwung, Tangerang, siang nanti.

“Kami gelar aksi pada Rabu dan Kamis ini,” ucapnya.

Seperti diketahui Gubernur Banten, Wahidin Halim sudah mengumumkan besaran UMK 2018.

Berdasarkan SK Gubernur Banten itu, Besaran UMK 2018 tersebut untuk di Kabupaten Pandeglang sebesar Rp 2.353.549,14; Kabupaten Lebak Rp 2.312.384,00; Kota Serang Rp3.116.275,76; Kota Cilegon Rp 3.622.214,61; Kabupaten Tangerang Rp 3.555.834,67; Kota Tangerang Rp 3.582.076,99; Kota Tangerang Selatan Rp 3.555.834,67; Kabupaten Serang Rp 3.542.713,50.

“Aksi ini sebagai bentuk penolakan kami dalam penetapan upah yang sudah ditetapkan pak Wahidin Halim,” tukasnya. (Nji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here