Home Berita Wanita Yang Dibawa dari Rumah Terduga Teroris tak Dikenal Warga

Wanita Yang Dibawa dari Rumah Terduga Teroris tak Dikenal Warga

0
SHARE

Puluhan personil Densus 88 anti teror melakukan penggerebekan terhadap salah satu rumah kontrakan berwarna Orange yang berlokasi di jalan Raya Gempol, Kampung Kunciran RT 04 RW 02, Kelurahan Kunciran Induk, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, yang diduga tempat bermukimnya anggota Teroris.

Penggerebekan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB, berhasil mengamankan 3 orang diduga komplotan teroris sekitar pukul 13.30 WIB. Dari tiga tersangka tersebut, dua berjenis kelamin laki laki, dan satu diantaranya berjenis kelamin perempuan.

Verawati, tetangga depan rumah pelaku yang diduga komplotan teroris menjelaskan, yang tinggal dikontrakan tersebut. Pasangan Suami – istri serta satu laki laki lainya adalah pekerjanya.

“Kalau suaminya saya tau namanya, itu pak Choir umurnya sekitar 30 tahun lah dan pekerjanya itu pak Khodir umurnya saya ga tau, cuman kayanya gak jauh beda. Kalau istrinya gak tau namanya saya, tapi mereka juga setahu saya belum lama menikahnya,” ujar Vera kepada TangerangOnline.id, Rabu (16/04/2018)

Vera menjelaskan, ketiga orang diduga komplotan teroris tersebut, sudah menempati kontrakan tersebut kurang lebih 6 Bulan lamanya.

“Selama ini yang aktif dan sering ngobrol sama warga (Sosialisasi) itu hanya suaminya, pekerjanya keseringan keluar beli bahan, jadi kurang kenal saya. Kalo istrinya yang bercadar itu sangat pendiam, bahkan saya sendiri saja tidak mengetahui namanya,” terangnya

Sementara Cicit, Pemilik Warung Tegal (Warteg) yang tidak jauh dari rumah kontrakan itu menambahkan dirinya juga hanya mengetahui suaminya saja dan tidak mengenal istrinya.

“Taunya itu karena suaminya sering beli lauk disini, cuman gak pernah makan disini juga, hanya beli lauk langsung pulang. Kalau istrinya itu pendiam dan jarangan keluar rumah juga,” ujar Cicit.

Cicit menambahkan, dirinya sangat tidak menyangka bahwa orang yang ngontrak di rumah berwarna Orange tersebut adalah diduga komplotan teroris.

“Gimana saya mau ngira dia teroris mas, dia aja sering ngobrol kalah beli lauk. Udah gitu dari penampilannya juga seperti orang biasanya,” tukasnya.

Sampai saat ini, rumah kontrakan berwarna Orange tersebut sudah dipasang garis polisi dan dilakukan pengamanan oleh beberapa personil di depan rumah kontrakan tersebut.

Dari foto yang beredar di kalangan jurnalis, wanita yang mengenakan busana hitam itu dibawa sejumlah polwan dari Tim Elang Cisadane Polres Metro Tangerang saat membackup Densus 88 dalam penggerebekan. (Amd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here