Home Berita Letjen TNI Andika Perkasa Jabat Panglima Kostrad

Letjen TNI Andika Perkasa Jabat Panglima Kostrad

0
SHARE

Mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, TNI melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi (Pati) TNI.

Mutasi dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/673/VII/2018, tanggal 13 Juli 2018 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, telah ditetapkan Mutasi Jabatan 29 Pati TNI yang terdiri atas 22 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, satu Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan enam Pati jajaran TNI Angkatan Udara.

Dalam mutasi tersebut tercatat ada 22 Pati TNI AD yakni, yaitu Letjen TNI Agus Kriswanto dari Pangkostrad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Letjen TNI Andika Perkasa dari Dankodiklatad menjadi Pangkostrad, Mayjen TNI A.M Putranto dari Pangdam II/Swj menjadi Dankodiklatad, Mayjen TNI Irwan dari Aslog Kasad menjadi Pangdam II/Swj, Brigjen TNI Jani Iswanto dari Staf Khusus Kasad menjadi Aslog Kasad, Mayjen TNI Agung Risdhianto dari Dankodiklat TNI menjadi Staf Khusus Kasad, Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono dari Asintel Panglima TNI menjadi Dankodiklat TNI, Mayjen TNI Agus Surya Bakti dari Pangdam XIV/Hsn menjadi Asintel Panglima TNI, Mayjen TNI Surawahadi dari Danpussenif Kodiklatad menjadi Pangdam XIV/Hsn, Brigjen TNI Tri Soewandono dari Kasdam XVI/Ptm menjadi Danpussenif Kodiklatad, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan dari Danrem 174/Atw (Merauke) Kodam XVII/Cen menjadi Kasdam XVI/Ptm, Kolonel Inf R Agus Abdurrauf dari Kapuskodalops TNI AD menjadi Danrem 174/Atw (Merauke) Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin dari Pa Sahli Tk.III Bid. Komsos Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasad, dan Mayjen TNI Madsuni dari Pangdam XIII/Mdk menjadi Pa Sahli Tk.III Bid. Komsos Panglima TNI.

Mayjen TNI Tiopan Aritonang dari Pa Sahli Tk.III Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI menjadi Pangdam XIII/Mdk, Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang dari Kasgartap I/Jkt menjadi Pa Sahli Tk.III Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI, Brigjen TNI Herianto Syahputra, dari Kasdam Jaya menjadi Kasgartap I/Jkt, Brigjen TNI Suharyanto, dari Dir Kontra Separatisme Deputi III Bid. Kontra Intelijen BIN menjadi Kasdam Jaya, dan Brigjen TNI Edmil Nurjamil, dari Kabinda Sumatera Selatan BIN menjadi Dir Kontra Separatisme Deputi III Bid. Kontra Intelijen BIN.

Selanjutnya, Kolonel Inf Ruddy Prasemilsa MAHKS dari Agen Madya pada Direktorat Rendalgiatops Deputi II Bid. Intelijen Dalam Negeri BIN menjadi Kabinda Sumatera Selatan BIN, Kolonel Inf Chanlan Adilane, dari Irdam III/Slw menjadi Ir BNPP, Kolonel Cpm Eddy Rate Muis dari Analis Madya Diagasiskar Dit SDM Ditjen Kuathan Kemhan menjadi Direktur Hukum pada Deputi Bid. Informasi, Hukum dan Kerjasama Bakamla.

Kemudian dari Pati TNI AL, hanya satu yaitu Kolonel Mar Budi Purnama dari Wadanlantamal VIII/Mdo Koarmatim menjadi Direktur Sistem Komunikasi BNPP.

Enam Pati dari TNI AU, yaitu Marsma TNI Hari Andy Atmoko dari Pa Sahli Tk.II Siber Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (meninggal dunia), Kolonel Pnb Hari Widodo dari Sesdisbangopsau menjadi Pa Sahli Tk.II Siber Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI, Marsma TNI Eny Juwartini dari Pati Sahli Kasau Bid. Iptek menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Lek Edi Kusnadi dari Ir Koopsau I menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Iptek, Marsma TNI Muhammad Johansyah dari Pati Sahli Kasau Bid.Sumdanas menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Lek Heru Anggraito dari Pamen Sahli Kasau Bid.Komnika Sahli Kasau Bid.Iptek menjadi Pati Sahli Kasau Bid.Sumdanas.

Profil Singkat Pangkostrad Baru

Letnan Jenderal TNI Andika Perkasa, lahir di Bandung, Jawa Barat, 21 Desember 1964 ( 53 tahun). Ia adalah seorang perwira tinggi TNI AD yang menjabat Komandan Kodiklat TNI-AD pada 15 Januari 2018 berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/12/I/2018 tanggal 4 Januari 2018.

Sebelumnya, prajurit baret merah ini menjabat sebagai Panglima Kodam XII/Tanjungpura pada 30 Mei 2016 berdasarkan Keputusan Panglima TNI No. Kep/404/V/2016 tanggal 20 Mei 2016 dan sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) berdasarkan Keputusan Panglima TNI No. Kep/760/X/2014 tanggal 14 Oktober 2014.

Menantu mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI Hor. (Purn) Abdullah Machmud Hendropriyono ini bertugas sebagai Danpaspampres pada tanggal 22 Oktober 2014, tepatnya dua hari setelah pelantikan Joko Widodo dan  Muhammad Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2014 – 2019.(MRZ).