Home Berita Dibilang Lamban Bahas Perda Retribusi Pasar, DPRD: Pemkot Hati-Hati Kalau Bicara

Dibilang Lamban Bahas Perda Retribusi Pasar, DPRD: Pemkot Hati-Hati Kalau Bicara

0

Disebut lamban dalam membahas revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang retribusi daerah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Drajat Sumarsono angkat bicara.

“DPRD Lamban?, hati-hati kalau bicara itu Ferdiansyah (UPT Pasar), jangan menepuk air didulang terpecik muka sendiri ke pemkot nanti,” tegas Drajat dengan nada tinggi, melalui sambungan telepon.

Drajat mempertanyakan perihal dimana letak lambannya DPRD dalam membahas revisi Perda tentang retribusi daerah tersebut. Pasalnya menurut Drajat, DPRD sudah bekerja sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

“Jadi lambatnya dimana?, justru pihak pengusul (eksekutif) Perda restribusi yang lambat. Satu Perda retribusi itu sudah dimasukan oleh Badan Pembentukan Perundang-undangan Daerah (Bapemperda) 2016, masuk dan dibahas di 2017, sudah dipansuskan. Tetapi pada saat pembahasan Pansus ternyata rancangan Perda yang diusulkan Pemkot itu banyak yang tidak lengkap, seperti ada retribusi yang belum masuk, dan ada penghitungan yang salah. Maka oleh Pansus DPRD dikembalikan lagi ke Pemkot,” paparnya.

“Sampai dengan hari ini Pemkot belum menyerahkan kembali berkas itu untuk dibahas, berarti itu ada di Pemkot, kapan itu mau diserahkan lagi kepada DPRD, yang lamban itu Pemkot, jadi seperti menepuk mukanya sendiri dia, Ferdi itu nggak ngerti, kurang ajar tuh,” sambung Drajat.

Sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel Ferdiansyah, mengatakan DPRD Tangsel lamban dalam pembahasan Perda tentang retribusi daerah, yang mengatur secara rinci mengenai penarikan retribusi pasar.

“Kita pelan-pelan membenahi (pasar), kita berharap Perdanya (retribusi pasar) cepat selesai, karena DPRD sendiri lamban dalam membuat Perda ini, harus sama-sama semua cepat,” kata Ferdiansyah dikonfirmasi Kamis (14/3/2019).(Ban)