Home Bandara Polres Bandara Soetta Bongkar Transaksi Narkoba Melalui Instagram

Polres Bandara Soetta Bongkar Transaksi Narkoba Melalui Instagram

0

Jajaran Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil menangkap penjual dan pengguna narkotika yang bertransaksi melalui media sosial, Instagram.

Dalam kasus yang terbilang unik ini, polisi mengamankan 3 orang tersangka yang masing-masing berinisial, MRR, AD dan DTA.

Kapolres Bandara Soetta, Kombes Pol Victor Togi Tambunan menyampaikan, pengungkapan transaksi narkotika di media sosial tersebut bermula dari adanya paket kiriman mencurigakan yang ditemukan di Regulated Agen (RA) Angkasa Pura Kargo (APK)

“Mendapat laporan dari karyawan RA APK petugas kami langsung melakukan control delivery dan menangkap tersangka DTA selaku penerima barang,” kata Victor di Mapolres Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (8/8/2019).

Tidak hanya sampai disitu, polisi kemudian melakukan pengembangan. Tim yang melakukan pengejaran ke Yogyakarta langsung melakukan profiling dan melakukan pengejaran terhadap MRR yang merupakan pemilik akun @dr.BankBong di Pontianak, Kalimantan Barat.

“Dari informasi yang diperoleh, kemudian dilakukan profiling pengiriman barang. Tim menuju Pontianak dan menangkap MR, tersangka pemilik akun,” beber Kapolres.

Pada saat diamankan, dari tangan MRR ditemukan 3 paket kiriman yang siap dikirim. Setelah diperiksa, dalam paket tersebut terdapat pakaian yang didalamnya disembunyikan berupa narkokita jenis Sabu.

“Dari tangan tersangka MRR diamankan Sabu seberat 7,55 gram. Adapun modusnya dengan memasukkan paket narkotika yang diselipkan di dalam kerah baju, ada juga di bagian lengan baju,” ungkap Victor.

Kemudian, dari keterangan MRR yang tak lain merupakan pemilik akun @dr.Bangbonk bahwa barang haram tersebut dia peroleh dari tersangka AB.

AB pun diamanakan di hari yang sama saat dilakukan penangkapan terhadap MRR pada Kamis , 25 Juli 2019 di kantor Tiki, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kalimantan Barat.

“Akun media sosialnya digunakan menjadi sarana transaksi dan memasarkan narkotika jenis Sabu. Dari pengakuan tersangka telah berhasil melakukan pengiriman paket narkoba sebanyak 26 kali,” ujar Victor.

Untuk mempertanggunggjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka tersebut mendekam di balik jeruji sel tahanan Polresta Bandara Soetta.

“Tersangka dipersangkakan dengan pasal 114 kemudian subsider pasal 112 juncto paaal 132 Undang-Undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman 20 tahun penjara atau penjara seumur hidup,” tegas Kombes Victor. (Rmt)