Home Berita Saudi Arabia Hentikan Sementara WNA Masuk Negaranya, Jamaah Batal Umrah

Saudi Arabia Hentikan Sementara WNA Masuk Negaranya, Jamaah Batal Umrah

0

Wakil Menteri Haji dan Umrah untuk Urusan Umrah Arab Saudi, Dr Abdulaziz bin Abdul Rahim dan Zan, mengeluarkan maklumat tentang penghentian sementara ibadah umrah, Terkait antisipasi penyebaran virus corona.

Terkait hal itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, mengeluarkan keterangan pers, terkait maklumat yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, Kamis, 27 Februari 2020 sekitar pukul 02.40 waktu setempat.

KBRI di Riyadh, menyampaikan, bahwa dalam rangka mendukung upaya menghentikan penyebaran, pengendalian dan pemusnahan virus Corona (COVID-19), serta melakukan perlindungan yang maksimal terhadap keamanan
warga negara, penduduk dan siapapun yang berencana datang ke wilayah Kerajaan Arab Saudi untuk melakukan ibadah Umroh dan ziarah Masjid Nabawi, atau kunjungan wisata.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memutuskan melakukan langkah proaktif guna menangkal masuk dan menyebarnya virus Corona (COVID-19) ke wilayah Kerajaan Arab Saudi dengan
mengambil langkah-langkah pencegahan.

Kerajaan Arab Saudi, menghentikan sementara warga negara asing yang akan masuk ke Kerajaan Arab Saudi dalam rangka ibadah Umroh dan ziarah Mesjid Nabawi.

Selain itu, Kerajaan Saudi juga, menghentikan masuknya warga negara asing ke Kerajaan Arab Saudi dengan menggunakan visa kunjungan wisata, bagi mereka yang datang dari negara-negara yang
terkena wabah virus Corona (COVID-19), merujuk kepada kriteria yang ditetapkan oleh
lembaga kesehatan terkait Pemerintah Kerajaan.

Kerajaan menghentikan lalu lintas keluar masuk wilayah Kerajaan Arab Saudi dengan
menggunakan fasilitas ID Card- kartu tanda penduduk nasionalnya bagi warga negara Arab Saudi dan warga negara dari negara-negara anggota Gulf Cooperation Council /
GCC lainnya (Oman, Kuwait, Qatar, Bahrain, Persatuan Emirat Arab).

Kecuali bagi warga negara Arab Saudi yang saat ini telah berada di negara-negara tersebut yang sebelumnya keluar wilayah Arab Saudi dengan menggunakan kartu tanda penduduk nasionalnya, dan warga negara dari negara-negara GCC lainnya yang saat ini berada di Arab Saudi serta bermaksud kembali ke negaranya masing-masing setelah sebelumnya masuk ke Arab Saudi dengan menggunakan kartu tanda penduduk nasionalnya, agar
otoritas terkait di entry point Arab Saudi dapat memastikan dari negara mana pengunjung atau warga negara tersebut berasal sebelum tiba di Arab Saudi, dan menerapkan
langkah-langkah pencegahan yang tepat bagi mereka yang datang dari negara anggota
GCC lainnya,.

“Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut diatas adalah sementara, dan penerapannya akan selalu dievaluasi oleh lembaga-lembaga kompeten
yang terkait,” urai Duta Besar RI di Riyadh, Agus Maftuh Abegebriel, dalam keterangan tertulis di KBRI Riyadh, Kamis (27/2/2020).

KBRI Riyadh terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi guna memastikan pelaksanaan teknis dari kebijakan penghentian sementara masuknya jamaah umroh ke Arab Saudi dari negara-negara lain termasuk Indonesia, serta memastikan keberadaan jamaah umroh warga negara Indonesia yang saat ini sudah berada di wilayah Arab Saudi.

Saat ini, Duta Besar RI, Agus Maftuh Abegebriel, sedang melakukan pendekatan
ke pemerintah Kerajaan Arab Saudi agar kiranya jamaah umroh Indonesia yang sudah
mengantongi visa umroh diizinkan masuk ke wilayah Arab Saudi, dengan pertimbangan Indonesia tidak termasuk dalam negara yang terkonfirmasi terkena wabah virus Corona (COVID-19).

Berdasarkan komunikasi Dubes RI dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr.
Mohammed Saleh Benten diperoleh informasi bahwa Kementerian Haji dan Umroh sudah resmi menghentikan visa umrah untuk sementara. Dubes RI juga sedang perjuangkan nasib calon jamaah umroh yang sudah mendapatkan visa.

Seperti yang sudah disampaikan KBRI Riyadh pada tanggal 29 Januari 2020 lalu, sekali lagi KBRI Riyadh menghimbau seluruh WNI di Arab Saudi untuk selalu menjaga kesehatan dan
melakukan langkah pencegahan antara lain: selalu rutin mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menghindari sentuhan langsung dengan hewan (hidup atau mati), tidak mengunjungi
pasar hewan, bagi yang sedang menderita gejala sesak napas untuk tetap berada dirumah serta menutup mulut dan hidungnya dengan masker apabila batuk atau bersin.(MRZ)