Beranda News Update Pemkot Tangsel Klaim Pencairan Dana Hibah Pariwisata Tanpa Potongan

Pemkot Tangsel Klaim Pencairan Dana Hibah Pariwisata Tanpa Potongan

0

Pemkot Tangerang Selatan mengklaim tidak akan memotong pajak sepersen pun terkait dana hibah Rp.100,1 miliar dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk hotel dan restoran di masa pandemi COVID-19.

Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pariwisata Kota Tangsel Agus Heru Santoso saat ditemui tangerangonline.id, Senin (21/12/2020).

“Engga ada. Engga ada potongan pajak, engga ada potongan-potongan, engga ada iuran, semua masuk ke rekening hotel dan restoran,” katanya.

Agus Heru mengatakan, penerima hibah untuk masalah pajak tetap mereka ikuti peraturan pajak. Jikalau mereka memberikan dana hibah itu sebagai gaji karyawan, maka hotel itu harus membayar pajak.

“Kalau nanti mereka berikan sebagai gaji karyawan, kalau memang ketentuan gajinya harus bayar pajak ya harus bayar. Jadi gimana dari RAB (Rencana anggaran belanja, red) yang mereka susun, jadi kalau dari Pemda tidak masuk dalam persoalan itu,” terangnya.

Untuk bayar pajak, Agus Heru menegaskan, itu dibalikan kepada pelaku usaha yang menerima dana hibah untuk apa saja kegunaan dana tersebut

“Misalnya untuk bayar gaji karyawannya dengan nilai yang misalnya manager dibayar itu masuk bayar pajak progresif, itu kewajiban hotel untuk membayar dan menyetorkannya,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemkot Tangerang Selatan menyalurkan bantuan dana hibah Rp.100,1 M dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Pada tahap awal Pemkot Tangsel akan menyalurkan dana hibah tersebut sekitar Rp.50 Miliar ke pelaku usaha hotel dan restoran.

Dengan adanya bantuan dana hibah stimulus pariwisata dari Pemerintah Pusat, pemerintah daerah mengajak pelaku usaha untuk bergerak cepat memenuhi semua kriteria persyaratan, yang tercantum dalam juknis yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.(Ded)