Home Berita Pasar Malam Ilegal Ditutup Satpol PP Tangsel, Pengelola Terancam Dengan Undang-Undang Karantina...

Pasar Malam Ilegal Ditutup Satpol PP Tangsel, Pengelola Terancam Dengan Undang-Undang Karantina Kesehatan

0

Pasar malam yang baru di mulai sejak tanggal 27 April kemarin, langsung di tutup oleh aparatur gabungan lantaran nekad membuat bazar di tengah pandemi covid 19.

Situasi Kota Tangerang Selatan yang masih menjadi zona orange menjadi alasan pembubaran kerumunan dan kegiatan tanpa di bekali ijin dari pemerintah daerah maupun aparat kepolisian.

Operasi gabungan yang melibatkan kurang lebih 70 orang personil TNI, Polri, Satpol PP, Kecamatan Pamulang tersebut langsung melakukan penyegelan di lokasi yang berpotensi menjadi cluster baru penyebaran covid 19.

Sapta Mulyana, kepala bidang penegakan perundang-undangan pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangsel mengatakan, pengelola kegiatan acara bazar pasar malam dapat di kenakan pasal karantina kesehatan.

“Kami sudah punya bukti, pelaksana kegitan ini melanggar protokol kesehatan. Kalo di lihat disini mereka melanggar peraturan daerah (Perda) nomor: 9 tahun 2012 menyakup ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,” tukas Sapta (28/4/2021)

Selanjutnya, atas pelanggaran yang di lakukan oleh pelaksana ataupun pengelola dapat di jerat dengan undang-undang karantina kesehatan.

“Ini bisa dua-duanya. Selain Perda, undang-undang karantina kesehatan juga bisa. Kita liat perkembangannya,” tegasnya

Sementara itu, Junli, salah satu penyewa lapak merasa di rugikan oleh pihak pengelola. Pasalnya, ia sudah menyetorkan sejumlah uang untuk tarif sewa lapak yang akan di peruntukan menjual makanan ringan.

“Saya sudah membayarnya sebesar Rp. 5.000.000 rupiah untuk lapaknya. Ini ada bukti transfernya. Saya akan minta pertanggung jawaban pelaksana di tempat ini. Kalo begini saya rugi,” tandasnya (Adt)