Home Berita Kasus Hibah KONI Tangsel Mulai Masuk Meja Hijau, GMPK Apresiasi Kinerja Kejari

Kasus Hibah KONI Tangsel Mulai Masuk Meja Hijau, GMPK Apresiasi Kinerja Kejari

0

Kasus dugaan penyalahgunaan anggaran hibah tahun 2019 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangerang Selatan berbuntut ke meja hijau.

Hal tersebut dipaparkan oleh H. Arifin Murad SH, Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Banten. Menurutnya, Kejari Tangsel sudah membuktikan kinerjanya untuk menuntaskan korupsi di Tangsel.

“Menurut informasi dari staf Kejari kepada kami, bahwa berkas dakwaan yang menjerat Ketum dan Bendum Koni Tangsel sudah selesai. Dan sudah diserahkan kepada pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor),” tegas Arifin.

Dikatakannya, para petinggi Koni tersebut di jerat dengan pasal 2 dan 3 junto pasal 55 tentang tindak pidana korupsi yang diduga berjamaah.

“Iya, mereka di sangkakan dengan pasal 2 dan 3 tentang tipikor. Dan kami akan terus mengawal kasus tersebut. GMPK Banten khususnya sangat mengapresiasi karena kasus tersebut terus bergulir,” ucapnya

Ia melanjutkan, kasus tersebut rencananya akan digelar pada bulan Oktober tahun 2021 mendatang.

“Rencananya, kasus tersebut akan disidangkan pada bulan Oktober 2021 memasuki sidang perdana. Mudah-mudahan kasus tersebut dapat berjalan sesuai harapan masyarakat Tangsel,” tambahnya di taman jajan wilayah Lengkong Gudang Timur (13/9/2021)

Ia berharap kepada hakim, agar hukuman para terduga tersebut di vonis secara adil dan bijaksana sesuai dengan tindak pidana korupsi yang disangkakan.

“Saya berharap putusan hakim dijalankan dengan seadil-adilnya. Dan sekali lagi kami mengapresiasi kinerja kejari Tangsel yang sudah memberikan peran terbaiknya dalam komitmen pemberantasan korupsi di Tangsel,” pungkasnya

Dari temuan kerugian negara senilai 1,12 miliar tersebut, GMPK meminta kepada para terduga agar dapat bertanggung jawab mengembalikan uang rakyat yang digunakan.

Perlu di ketahui, hingga saat ini temuan kejaksaan dalam dugaan perjalanan dinas fiktif para oknum pengurus Koni Tangsel tersebut belum dapat membuktikan pelaku lain penyalahgunaan anggaran hibah senilai 7 milliar lebih tahun 2019.

Sementara itu, Hamka Hamdaru, kepala bidang humas Koni Tangerang Selatan saat di hubungi wartawan mengatakan, pihaknya belum dapat memberikan tanggapan terkait agenda sidang yang di hadapi oleh Ketum dan juga Bendum Koni.

“Sementara ini kami belum bisa memberikan tanggapan apapun terkait agenda sidang. Pada intinya, seluruh permasalahan yang bersangkutan telah kami serahkan kepada aparat hukum yang berwenang. Gitu aja ya,” singkatnya (Adt)