Home Bandara Tidak Berlaku Untuk Semua Penumpang, Ini Syarat PCR dengan Hasil 3 Jam...

Tidak Berlaku Untuk Semua Penumpang, Ini Syarat PCR dengan Hasil 3 Jam di Bandara Soetta

0
foto: Manager Area Farmalab Bandara Soekarno-Hatta, Yufaiza.

Hasil tes COVID-19 dengan metode RT-PCR di Airport Health Center (AHC) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) kini dapat diketahui 3 jam sejak pengambilan sample. Layanan terbaru ini jauh lebih cepat daripada layanan yang tersedia sebelumnya 1×24 jam.

Namun demikian, tidak semua calon pengguna jasa dapat melakukan tes PCR dengan hasil 3 jam tersebut. Melainkan hanya untuk calon penumpang dengan kriteria tertentu, salah satunya dengan keperluan mendesak.

Manager Area Farmalab Bandara Soetta Yufaiza menuturkan, layanan baru untuk PCR di AHC Bandara Soetta dengan hasil 3 jam sejak pengambilan sample khusus bagi penumpang yang telah memiliki tiket penerbangan di hari yang sama.

“Layanan di Bandara ada layanan baru, jadi kita bisa mengeluarkan hasil 3 jam untuk di area drive thru-nya.
Tapi ada persyaratannya juga, si penumpang wajib mempunyai tiket terbang hari ini di atas 6 jam,” kata Yufaiza saat dijumpai di AHC Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Senin (25/10/2021).

Adapun tarif layanan tes PCR dengan hasil 3 jam ini tidak berbeda dengan pemeriksaan reguler atau dengan hasil 1×24 jam.

“Harganya sama seperti yang reguler untuk yang hasil 3 jam ini Rp495 ribu,” kata Yufaiza.

Yufaiza mengimbau para calon penumpang yang memiliki tiket penerbangan di hari yang sama dengan keperluan mendesak agar datang minimal 6 jam sebelum waktu keberangkatan.

“Untuk penumpang yang PCR di Bandara (Soetta) sebaiknya datang 6 jam sebelum terbang,” imbaunya.

Seperti diketahui, mulai 24 Oktober 2021 selain surat vaksin COVID-19 minimal dosis pertama, hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 2×24 jam merupakan syarat wajib bagi penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Soetta.

Hal itu merujuk kepada Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 88/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi COVID-19. (Rmt)